Rabu, 08 Sep 2010
 
 

Formulir Masuk



Siapa Online

Kami memiliki 6 Tamu online

Buku Tamu

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini186
mod_vvisit_counterKemarin234
mod_vvisit_counterMinggu ini785
mod_vvisit_counterMinggu lalu1650
mod_vvisit_counterBulan ini1716
mod_vvisit_counterBulan Lalu6991
mod_vvisit_counterTotal71976

Online (20 minutes ago): 6
Your IP: 38.107.191.108
,
Now is: 2010-09-08 19:20

Waktu Anda

Ulti Clocks content

Ayo Gabung!!

Statistics

Anggota : 913
Konten : 222
Web Link : 6
Jumlah Kunjungan Konten : 148887

Pengguna terkini

fashionyoung - 08.09.10 jam03:32 
DrussyDumnrog - 08.09.10 jam03:08 
Zesyanaekly - 07.09.10 jam13:18 
SDAaMoNo - 07.09.10 jam08:07 
Shiniaroantee - 07.09.10 jam07:19 
jesphtsmita - 07.09.10 jam01:25 
Cuscuslypaump - 06.09.10 jam21:34 
CricyLict - 06.09.10 jam21:17 
unjulpBunny - 04.09.10 jam20:44 
Exerheave - 04.09.10 jam19:03 

Yahoo Ping Box

Pulo Samosir


Ads on: Special HTML

Boru Panggoaran


Ads on: Special HTML

Borhat Ma Dainang


Ads on: Special HTML

O Tano Batak


Ads on: Special HTML

Anakku Na Burju


Ads on: Special HTML
Selamat Datang di PORTAL INKRIBS
Kisah Cindy dan BB (Black Berry) -nya PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Julianto Simanjuntak   
Selasa, 10 Agustus 2010 12:28

Suatu hari Minggu,  Bu Ratna mamanya Cindy pagi-pagi jam 6 sudah berteriak kesal. Anaknya cindy telat bangun. "Ayo Cindy, sudah jam 6...cepetan kita masuk gereja jam 7!". Mendengar teriakan Sang Ibu, dengan wajah kuyu dia ke kamar mandi. Hanya dalam 15 menit dia siap berangkat. Tapi..... Mamanya terperangah lihat baju anak putrinya yang memang masuk usia  pubertas. Minim. Mamanya yang terbilang berkeyakinan fundamentalis dan  memegang ketat sopan santun berteriak spontan: "aduh Cindy, kamu mau ke kolam renang atau ke gereja.. Ganti sana!!!".

Cindy dengan wajah kesal, masuk kamar dan segera ganti baju yang lebih sopan. Dalam 10 menit selesai, sambil menyambar BlackBerry-nya.. Cindy masuk ke mobil. Karena gereja hanya berjarak 10 menit dengan mobil, mereka tiba sebelum jam kebaktian.

Terakhir Diperbaharui ( Kamis, 19 Agustus 2010 12:11 )
 
Api PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Walsinur Silalahi   
Selasa, 03 Agustus 2010 16:44

Api..,Api..,Api,, terjadi kebakaran...kebakaran..teriak manusia yang
berlari-lari..Bunyi sirene pemadam kebakaran meraung-raung menandakan tanda
bahaya. Asap tebal membubung tinggi terlihat sangat dekat dari jalan
proklamasi-Gedung Pola.

Masyarakat yang berada di sekitar gedung pola berlari-lari kegugupan
menyelamatkan diri. Ada yang mengangkat tas,TV,bantal, malah saya sendiri
yang saat itu kebingungan hanya menenteng sebelah sepatu. Padahal surat2
penting yang saya simpan di koper tdk saya selamatkan.
Serasa api sudah mau mendekat melalap pemukiman rakyat di jalan Bonang.
Setelah petugas mengeluarkan pengumuman melalui alat pengeras
suara, ternyata kebakaran tsb berada di sekitar Manggarai-Jakarta
selatan. Ada sedikit perasaan lega,tetapi masih diliputi ketakutan.

Api yang tidak diduga-duga datangnya dapat mengancam setiap saat dan membuat
manusia ketakutan dan kalang kabut menyelamatkan diri masing2.

Terakhir Diperbaharui ( Selasa, 03 Agustus 2010 16:50 )
 
Sudah Saat Teduh hari ini? PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Admin   
Minggu, 01 Agustus 2010 23:57
Oleh : Julianto Simanjuntak

 

Sudahkah kamu saat teduh hari ini? Itulah pertanyaan yang rutin dari kakak rohani saya saat masih dibina di persekutuan siswa Perkantas Medan. Kadang pertanyaan itu bikin jengkel saya. Tetapi  perhatian dan bimbingan  itu sangat mempengaruhi hidup saya sampai hari ini.

 

Saat teduh, berhubungan dengan Tuhan dengan segala cara, terbukti memperkaya kehidupan rohani atau iman kita.

 

Salah satu motto yang diberi pembimbing saya dulu, agak ekstrim memang, adalah:

 

"No Bible, No Breakfast"

 
Kemampuan Kita Berasal dari Allah PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Walsinur Silalahi   
Minggu, 01 Agustus 2010 23:48
Salah satu alasan yang paling umum diberikan orang untuk tidak ikut serta melayani adalah:"Aku tidak memiliki kemampuan apapun untuk diberikan".Sebenarnya,alasan itu tidak benar,karena manusia memiliki puluhan kemampuan yang belum disentuh,dikenali atau sedang tidur dalam dirinya. Banyak penelitian menunjukkan bahwa rata-rata orang memiliki puluhan ketrampilan yang berbeda,malahan jauh lebih banyak daripada yang kita perkirakan.

Otak manusia bisa menyimpan banyak fakta dan pikiran kita bisa menangani banyak keputusan/detik,sebagaimana system pencernan kita yang sedang bekerja.Hidung kita bisa mencium bermacam-macam jenis bau yang berbeda.Diri kita merupakan sekumpulan kemampuan yang luar biasa,ciptaan Allah yang menakjubkan.Bagian dari tanggungjawab gereja adalah mengenali dan melepaskan kemampuan Anda untuk melayai Allah.

 
Mencapai Kemenangan Dengan Doa PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Admin   
Selasa, 27 Juli 2010 03:57

KISAH NYATA : MENCAPAI KEMENANGAN DENGAN DOA

Elizabeth Dabney adalah seorang ibu rumah tangga Amerika, keturunan Negro, yang telah membiasakan diri untuk berdoa berjam-jam lamanya. Ia tidur hanya supaya dapat berdoa kembali dengan tubuh yang segar di waktu siang maupun malam hari. Ia membatasi diri untuk makan makanan yang sederhana, hanya sekali sehari, dan tidak menghabiskan waktunya untuk mengobrol dengan orang lain. Biasanya ia datang dengan tenang dalam kebaktian, sejam sebelum acara dimulai, untuk berdoa sendiri. Seusai kebaktian, dengan diam-diam ia kembali ke dalam biliknya, tempat pelayanannya yang SESUNGGUHNYA, yaitu tempat ia berdoa dengan sebulat hati bagi pembebasan jiwa-jiwa, dan hal ini berlangsung hingga jauh malam.

Dalam suatu wawancara, diungkapkannya tentang apa yang menyebab- kannya untuk memasuki pelayanan yang bermanfaat ini bagi Tuhan dan jiwa-jiwa yang sesat. Suaminya adalah seorang pendeta, yang diutus oleh sebuah gereja yang makmur di kota Filadelfia. Pada kebaktian yang pertama tidak seorangpun hadir, kecuali mereka berdua. Nyonya Dabney menyadari bahwa itulah suatu ladang yang sulit karena termasuk daerah hitam yang paling buruk di kota itu. Oleh sebab itu, ia sadar bahwa hanya doalah yang dapat mengubah situasi di sana.

IA MENGAMBIL KEPUTUSAN UNTUK SIANG-MALAM BERTEKUN DI DALAM DOA

Ia berjanji kepada Tuhan bahwa apabila Tuhan mengirim orang-orang berdosa ke tempat kebaktian itu serta menyelamatkan jiwa-jiwa mereka, maka ia akan bergumul di dalam doa selama tiga hari tiga malam setiap minggunya, dalam jangka waktu tiga tahun. Di samping itu, bukan saja ia akan berdoa, melainkan juga berpuasa.

 
Katerisasi, Pengobatan Tanpa Operasi Jantung PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Admin   
Minggu, 18 Juli 2010 23:32

Penyumbatan pembuluh darah yang menuju jantung (koroner), khususnya pada penyempitan pada pangkal pembuluh koroner kiri (Left Main) kini sudah bisa diatasi tanpa melakukan operasi, yakni dengan menggunakan stent salut obat dan balonisasi salut obat.

Ketika timbunan lemak (plak) dan zat-zat lain menumpuk dalam pembuluh darah sehingga menyempit, maka aliran darah menjadi terhambat. Bila penyempitan terjadi pada left main, akibatnya akan fatal dibanding penyempitan pada derah lain karena hampir dua pertiga bagian jantung tidak akan mendapat oksigen dan nutrisi yang cukup sehingga darah ke jantung pun berkurang. Kondisi ini berakibat kerusakan pada otot jantung yang bisa menyebabkan kematian.

Di negara maju seperti Amerika sekalipun, kasus penyempitan pada left main masih menjadi momok dalam penanganannya. Biasanya pasien disarankan untuk melakukan operasi pintas jantung (operasi by pass).

Pada beberapa kasus, prosedur pintas jantung mungkin efektif untuk membuka sumbatan. Namun menurut ahli jantung Dr.dr.M.Munawar, Sp.JP (K), dari RS.Jantung Binawaluya, Jakarta, tidak semua pasien bersedia melakukan operasi bypass.

Terakhir Diperbaharui ( Minggu, 18 Juli 2010 23:47 )
 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>

Halaman 3 dari 14