Selasa, 22 Mei 2012
 
 

Buku Tamu

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini311
mod_vvisit_counterKemarin768
mod_vvisit_counterMinggu ini2082
mod_vvisit_counterMinggu lalu6378
mod_vvisit_counterBulan ini19012
mod_vvisit_counterBulan Lalu22262
mod_vvisit_counterTotal442672

Online (20 minutes ago): 30
Your IP: 38.107.179.231
,
Now is: 2012-05-22 09:57

Waktu Anda

Ulti Clocks content

Ayo Gabung!!

G. Sinabung 2010

Statistics

Anggota : 2826
Konten : 271
Web Link : 6
Jumlah Kunjungan Konten : 1553597

Pengguna terkini

Vorenrina - 14.01.12 jam19:53 
Duelatettef - 18.12.11 jam02:50 
asi - 22.10.11 jam11:36 
loackdreall - 12.10.11 jam20:14 
thashibRato - 08.10.11 jam14:34 
toekangmodem03 - 27.09.11 jam03:44 
oxypokedlep - 10.06.11 jam04:28 
vutsOvats - 08.06.11 jam21:20 
Bendexhaund - 08.06.11 jam13:32 
Boantaniolern - 26.02.11 jam20:15 

Ho Do Tuhan

Yahoo Ping Box

Pulo Samosir


Ads on: Special HTML

Boru Panggoaran


Ads on: Special HTML

Borhat Ma Dainang


Ads on: Special HTML

O Tano Batak


Ads on: Special HTML

Anakku Na Burju


Ads on: Special HTML

Binjai Maps

Marhaban Polling

IBU BIJAK, ANAK BAHAGIA PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Admin   
Selasa, 30 Juni 2009 20:04

                          

Bacaan : 2 Timotius 3:1-15

Setahun: Kidung Agung 1-4

Nats: Didiklah anakmu, maka ia akan memberikan ketenteraman kepadamu,

       dan mendatangkan sukacita kepadamu (Amsal 29:17)

 

Judul:

                      IBU BIJAK, ANAK BAHAGIA

 

Seorang filsuf Cina terkenal, Meng Zi, memiliki ibu yang sangat bijak. Konon ketika Meng Zi masih kecil, mereka tinggal dekat kuburan. Siang-malam Meng Zi meniru gerak-gerik dan perkataan orang-orang yang melayat. Maka, ibu Meng Zi mengajak keluarganya pindah ke dekat pasar. Kali ini Meng Zi menirukan kata-kata para penjual daging. Si ibu merasa lingkungan pasar juga kurang baik bagi masa depan Meng Zi. Akhirnya, mereka pindah ke dekat sekolah. Sejak itu Meng Zi rajin menirukan murid-murid membaca buku. Setelah besar Meng Zi berguru kepada seorang filsuf. Akhirnya, ia sendiri pun menjadi filsuf besar di zamannya. Meng Zi berhasil karena ia memiliki ibu yang sangat memperhatikan pendidikannya.

 

Alkitab mencatat jasa seorang ibu bernama Eunike. Ia adalah ibu dari pemimpin muda gereja, Timotius. Eunike dan Lois (nenek Timotius) adalah orang Yahudi yang taat mengajarkan firman Tuhan sejak Timotius kecil (1 Timotius 1:5; 2 Timotius 3:15). Menurut NIV Life Application, Timotius bertobat bukan karena khotbah seorang penginjil, tetapi karena peran ibu dan neneknya yang mengajarkan firman Tuhan sejak kecil. Ketika Timotius dipercaya memimpin jemaat, Paulus memperingatkannya tentang dunia yang makin jahat (ayat 9-15).

Namun, Paulus juga menasihatinya agar selalu berpegang pada kebenaran yang diajarkan ibunya sedari kecil (ayat 15). Dengan itu, Timotius akan mampu untuk terus setia.

 

Dunia tidak bertambah baik. Namun, jika anak-anak sudah dididik sejak kecil dalam Tuhan, kita tak perlu khawatir. Ajak mereka rajin membaca Alkitab, berdoa, dan terutama tuntun mereka untuk menerima Kristus sebagai Tuhan dan Juru Selamat pribadi mereka --GS

 

                     MEMBAWA ANAK KEPADA KRISTUS

          ADALAH KEWAJIBAN SEKALIGUS KEHORMATAN SEORANG IBU

 

Sumber: e-Renungan Harian

        Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus

 

Trackback(0)
Comments (0)Add Comment

Write comment

security code
Write the displayed characters


busy