Senin, 06 Feb 2012
 
 

Buku Tamu

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini327
mod_vvisit_counterKemarin963
mod_vvisit_counterMinggu ini1290
mod_vvisit_counterMinggu lalu3493
mod_vvisit_counterBulan ini4746
mod_vvisit_counterBulan Lalu26176
mod_vvisit_counterTotal362548

Online (20 minutes ago): 26
Your IP: 38.107.179.230
,
Now is: 2012-02-06 08:10

Waktu Anda

Ulti Clocks content

Ayo Gabung!!

G. Sinabung 2010

Statistics

Anggota : 2090
Konten : 265
Web Link : 6
Jumlah Kunjungan Konten : 1215482

Pengguna terkini

Vorenrina - 14.01.12 jam19:53 
Duelatettef - 18.12.11 jam02:50 
asi - 22.10.11 jam11:36 
loackdreall - 12.10.11 jam20:14 
thashibRato - 08.10.11 jam14:34 
toekangmodem03 - 27.09.11 jam03:44 
oxypokedlep - 10.06.11 jam04:28 
vutsOvats - 08.06.11 jam21:20 
Bendexhaund - 08.06.11 jam13:32 
Boantaniolern - 26.02.11 jam20:15 

Ho Do Tuhan

Yahoo Ping Box

Pulo Samosir


Ads on: Special HTML

Boru Panggoaran


Ads on: Special HTML

Borhat Ma Dainang


Ads on: Special HTML

O Tano Batak


Ads on: Special HTML

Anakku Na Burju


Ads on: Special HTML

Binjai Maps

Kisah Cindy dan BB (Black Berry) -nya PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Julianto Simanjuntak   
Selasa, 10 Agustus 2010 12:28

Suatu hari Minggu,  Bu Ratna mamanya Cindy pagi-pagi jam 6 sudah berteriak kesal. Anaknya cindy telat bangun. "Ayo Cindy, sudah jam 6...cepetan kita masuk gereja jam 7!". Mendengar teriakan Sang Ibu, dengan wajah kuyu dia ke kamar mandi. Hanya dalam 15 menit dia siap berangkat. Tapi..... Mamanya terperangah lihat baju anak putrinya yang memang masuk usia  pubertas. Minim. Mamanya yang terbilang berkeyakinan fundamentalis dan  memegang ketat sopan santun berteriak spontan: "aduh Cindy, kamu mau ke kolam renang atau ke gereja.. Ganti sana!!!".

Cindy dengan wajah kesal, masuk kamar dan segera ganti baju yang lebih sopan. Dalam 10 menit selesai, sambil menyambar BlackBerry-nya.. Cindy masuk ke mobil. Karena gereja hanya berjarak 10 menit dengan mobil, mereka tiba sebelum jam kebaktian.

Bu Ratna melihat Cindy tidak membawa Alkitab. Tapi dia biarkan saja, karena pikirnya Alkitab toh ada di BB Cindy.

Mulai kotbah, cindy awalnya baca Alkitab. Biasa bergantian, Pendeta dulu baru jemaat dan seterusnya. Namun setelah itu mata cindy melirik BBM(Black Berry Message/SMS) nya- wah ada 7 tanda BBM. Dia mulai buka...eh...kemudian ada tanda SMS masuk, krn lampu merah menyala. Kali ini SMSnya 17. Dia penasaran, siapa nih pagi-pagi udah heboh sms-in dia. Rupanya teman-teman SMA-nya yang mau ajak Cindy ulangtahun salah satu cowok yang paling ganteng di sekolah mereka.

Baru selesai baca sms teman-temannya, ternyata inbox emailnya ada 13....uh...siapa nih...Cindy terus memperhatikan BBnya. Sementara mamanya melirik sang putri dan bangga, mengira si anak membaca terus ayat bacaan Alkitab. (Sebab jika mamanya melirik, si Cindy langsung ubah ke bible).  Setelah usai baca bbm, sms dan email, kotbahpun selesai.

Jadi sepanjang kotbah Cindy hanya memperhatikan BBnya, hatinya jauh dari ibadah dan sama sekali tidak perhatikan kotbah. Sang ibu juga terlalu lugu.

Semoga pengalaman Bu Ratna tidak menimpa kita.

Sarana teknologi komunikasi, apapun itu, sangat baik dan sangat membantu. Namun jika sarana itu membuat kita kehilangan tujuan-tujuan hidup kita, maka itu menjadi bahaya besar. Jangan pula kita menjadi teladan buruk bagi anak-anak dalam menggunakan sarana komunikasi yang makin beragam di rumah kita.

Apa saja yang membuat kita menjadi jauh dari Tuhan itu sudah menjadi BERHALA bagi kita.

Julianto Simanjuntak

 

Trackback(0)
Comments (0)Add Comment

Write comment

security code
Write the displayed characters


busy
Terakhir Diperbaharui ( Kamis, 19 Agustus 2010 12:11 )