Senin, 06 Feb 2012
 
 

Buku Tamu

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini318
mod_vvisit_counterKemarin963
mod_vvisit_counterMinggu ini1281
mod_vvisit_counterMinggu lalu3493
mod_vvisit_counterBulan ini4737
mod_vvisit_counterBulan Lalu26176
mod_vvisit_counterTotal362539

Online (20 minutes ago): 22
Your IP: 38.107.179.230
,
Now is: 2012-02-06 08:03

Waktu Anda

Ulti Clocks content

Ayo Gabung!!

G. Sinabung 2010

Statistics

Anggota : 2089
Konten : 265
Web Link : 6
Jumlah Kunjungan Konten : 1215451

Pengguna terkini

Vorenrina - 14.01.12 jam19:53 
Duelatettef - 18.12.11 jam02:50 
asi - 22.10.11 jam11:36 
loackdreall - 12.10.11 jam20:14 
thashibRato - 08.10.11 jam14:34 
toekangmodem03 - 27.09.11 jam03:44 
oxypokedlep - 10.06.11 jam04:28 
vutsOvats - 08.06.11 jam21:20 
Bendexhaund - 08.06.11 jam13:32 
Boantaniolern - 26.02.11 jam20:15 

Ho Do Tuhan

Yahoo Ping Box

Pulo Samosir


Ads on: Special HTML

Boru Panggoaran


Ads on: Special HTML

Borhat Ma Dainang


Ads on: Special HTML

O Tano Batak


Ads on: Special HTML

Anakku Na Burju


Ads on: Special HTML

Binjai Maps

Yesus, Penguasa Alam Semesta PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Admin   
Jumat, 14 Mei 2010 11:42


Baca:
Matius 14:22-36

Yesus berjalan di atas air

(Matius 14:22-33)

14:22 Sesudah itu Yesus segera memerintahkan murid-murid-Nya naik ke perahu dan mendahului-Nya ke seberang, sementara itu Ia menyuruh orang banyak pulang. 14:23 Dan setelah orang banyak itu disuruh-Nya pulang, Yesus naik ke atas bukit untuk berdoa seorang diri. Ketika hari sudah malam, Ia sendirian di situ. 14:24 Perahu murid-murid-Nya sudah beberapa mil jauhnya dari pantai dan diombang-ambingkan gelombang, karena angin sakal. 14:25 Kira-kira jam tiga malam datanglah Yesus kepada mereka berjalan di atas air. 14:26 Ketika murid-murid-Nya melihat Dia berjalan di atas air, mereka terkejut dan berseru: "Itu hantu!", lalu berteriak-teriak karena takut. 14:27 Tetapi segera Yesus berkata kepada mereka: "Tenanglah! Aku ini, jangan takut!" 14:28 Lalu Petrus berseru dan menjawab Dia: "Tuhan, apabila Engkau itu, suruhlah aku datang kepada-Mu berjalan di atas air." 14:29 Kata Yesus: "Datanglah!" Maka Petrus turun dari perahu dan berjalan di atas air mendapatkan Yesus. 14:30 Tetapi ketika dirasanya tiupan angin, takutlah ia dan mulai tenggelam lalu berteriak: "Tuhan, tolonglah aku!" 14:31 Segera Yesus mengulurkan tangan-Nya, memegang dia dan berkata: "Hai orang yang kurang percaya, mengapa engkau bimbang?" 14:32 Lalu mereka naik ke perahu dan anginpun redalah. 14:33 Dan orang-orang yang ada di perahu menyembah Dia, katanya: "Sesungguhnya Engkau Anak Allah."

Yesus menyembuhkan orang-orang sakit di Genesaret

(Matius 14:34-36)

14:34 Setibanya di seberang mereka mendarat di Genesaret. 14:35 Ketika Yesus dikenal oleh orang-orang di tempat itu, mereka memberitahukannya ke seluruh daerah itu. Maka semua orang yang sakit dibawa kepada-Nya. 14:36 Mereka memohon supaya diperkenankan menjamah jumbai jubah-Nya. Dan semua orang yang menjamah-Nya menjadi sembuh.

 

===========================================================================

Orang Israel menganggap laut/danau sebagai teritorial kuasa jahat. Maka diombang-ambingkan badai ketika berada di danau saat malam gelap merupakan hal yang mengerikan. Seolah berhadapan dengan si jahat sendiri.

Namun yang lebih menakutkan adalah saat melihat sesosok tubuh berjalan di atas air mengamuk pada jam tiga pagi. Bayangkan air sedang bergejolak, tetapi ada orang yang berjalan dengan tenang di atasnya. Siapa yang tak akan takut? Tak heran bila para murid mengira sosok itu adalah hantu. Mereka tak mengira bahwa Yesus adalah Guru mereka, yang telah melakukan mukjizat penyembuhan dan memberi makan ribuan orang, ternyata bisa juga menunjukkan mukjizat berjalan di atas air yang dilanda badai. Maka begitu Yesus memberitahu siapa Dia, para murid pun menjadi tenang (ayat 27). Memang tidak ada alasan untuk takut bila Yesus hadir.

Penyataan Yesus membuat Petrus merespons dengan meminta Yesus membiarkan dia berjalan di atas air. Namun mengapa di tengah langkahnya menghampiri Yesus, ia mulai tenggelam? Karena fokus Petrus bergeser dari melihat kepada Yesus menjadi melihat kepada gelombang ganas yang ada di sekelilingnya. Syukur, di saat rasa takut mulai menguasai dirinya, ia berseru pada Sang Guru (ayat 30) sehingga segera di-tolong Yesus. Di sini kita belajar arti kata iman. Iman berarti percaya dan memercayakan diri pada Tuhan Yesus. Petrus memang sudah percaya, tetapi dalam peristiwa ini ia belajar memercayakan diri hanya kepada Yesus. Para murid pun belajar mengakui bahwa Dia sungguh-sungguh Anak Allah.

Memang saat kita melihat lautan kehidupan yang bergelora, kita merasa kerdil dan tak berdaya. Pertahankan terus melihat kepada Yesus lewat doa dan firman. Jangan sekali-kali membiarkan diri dibelokkan perhatian kepada situasi dunia. Kalaupun sesaat kita goyah karena dunia ini, cepat-cepat berseru kepada-Nya agar Dia segera menolong. Sesungguhnya Dia adalah Penguasa alam semesta dan semua isinya. Bersandar pada Dia, pasti kita tidak akan kecewa.

=============================================================================================
Dikutip dari Santapan Harian. Hak Cipta : Yayasan Persekutuan Pembaca Alkitab. Isi Santapan Harian lainnya seperti pengantar kitab, artikel ringkas, sisipan, dlsb. dapat diperoleh dengan membeli buku Santapan Harian dari Yayasan PPA: Jl. Pintu Air Raya No 7 Blok C4, Jakarta 10710, ph:3442461-2; 3519742-3; Fax: 344972; email:
Alamat e-mail ini diproteksi dari spabot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya .
Informasi lengkap : PPA di:
http://www.ppa.or.id

Trackback(0)
Comments (0)Add Comment

Write comment

security code
Write the displayed characters


busy