Senin, 06 Feb 2012
 
 

Buku Tamu

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini305
mod_vvisit_counterKemarin963
mod_vvisit_counterMinggu ini1268
mod_vvisit_counterMinggu lalu3493
mod_vvisit_counterBulan ini4724
mod_vvisit_counterBulan Lalu26176
mod_vvisit_counterTotal362526

Online (20 minutes ago): 21
Your IP: 38.107.179.234
,
Now is: 2012-02-06 07:54

Waktu Anda

Ulti Clocks content

Ayo Gabung!!

G. Sinabung 2010

Statistics

Anggota : 2089
Konten : 265
Web Link : 6
Jumlah Kunjungan Konten : 1215333

Pengguna terkini

Vorenrina - 14.01.12 jam19:53 
Duelatettef - 18.12.11 jam02:50 
asi - 22.10.11 jam11:36 
loackdreall - 12.10.11 jam20:14 
thashibRato - 08.10.11 jam14:34 
toekangmodem03 - 27.09.11 jam03:44 
oxypokedlep - 10.06.11 jam04:28 
vutsOvats - 08.06.11 jam21:20 
Bendexhaund - 08.06.11 jam13:32 
Boantaniolern - 26.02.11 jam20:15 

Ho Do Tuhan

Yahoo Ping Box

Pulo Samosir


Ads on: Special HTML

Boru Panggoaran


Ads on: Special HTML

Borhat Ma Dainang


Ads on: Special HTML

O Tano Batak


Ads on: Special HTML

Anakku Na Burju


Ads on: Special HTML

Binjai Maps

DAYA PENGAMPUNAN PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Admin   
Kamis, 03 Desember 2009 12:54

Filemon tercatat sebagai salah satu kitab Perjanjian Baru yang paling pendek. Mengapa surat ini termasuk dalam kanon Alkitab? Pasti ada sesuatu yang penting di dalamnya! Surat pendek ini memiliki satu tema pokok: permohonan ampun bagi orang lain.

 

Onesimus ialah hamba Filemon yang melarikan diri. Dulu Onesimus merugikan Filemon, tetapi ia mengalami perubahan hidup, sehingga di penjara ia menjadi sangat berguna bagi pelayanan Paulus. Sebenarnya Paulus ingin menahan Onesimus agar dapat terus melayaninya dipenjara. Akan tetapi, Onesimus dikirim kembali kepada Filemon, disertai semacam surat rekomendasi dari Paulus. Apa yang mendasari surat itu?

 

Pertama, otoritas Paulus sebagai bapa rohani Filemon.

Kedua, kasih yang ada dalam diri Filemon.

Ketiga, perubahan hidup Onesimus itu sendiri. Keempat, kesediaan Paulus untuk bertanggung jawab sepenuhnya mengganti kerugian Filemon akibat ulah Onesimus pada masa lalu.

 

Paulus meminta Filemon menerima kembali Onesimus karena ia menyaksikan perubahan hidup Onesimus, dari budak buron menjadi

saudara di dalam Tuhan. Paulus "terpikat" oleh perubahan ajaib itu, dan ia mengharap Filemon pun turut "terpikat". Singkatnya, Paulus berharap agar Onesimus tidak dianggap melakukan dosa yang tidak berampun, tetapi diberi peluang untuk bertumbuh di dalam kehidupannya yang baru.

 

Adakah orang yang oleh anugerah Tuhan berjuang keluar dari kesalahan masa lalunya menuju pemenuhan hidup pada masa kini? Sepatutnya kita mengapresiasi perubahan hidupnya dan menyambutnya sebagai saudara yang kekasih _DKL

 

KITA MENGAMPUNI

KARENA KITA TELAH DIAMPUNI

 

e-RH versi web: http://www.renunganharian.net/utama.php?tanggalnya=2009-11-13

e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2009/11/13/

Ayat  Alkitab  :  http://www.sabda.org/sabdaweb/?p=Filemon+1:8-21

 

Filemon 1:8-21

 

8. Karena itu, sekalipun di dalam Kristus aku mempunyai kebebasan penuh untuk memerintahkan kepadamu apa yang harus engkau lakukan, 9. tetapi mengingat kasihmu itu, lebih baik aku memintanya dari padamu. Aku, Paulus, yang sudah menjadi tua, lagipula sekarang dipenjarakan karena Kristus Yesus,

10. mengajukan permintaan kepadamu mengenai anakku yang kudapat selagi aku dalam penjara, yakni Onesimus

11. --dahulu memang dia tidak berguna bagimu, tetapi sekarang sangat berguna baik bagimu maupun bagiku.

12. Dia kusuruh kembali kepadamu--dia, yaitu buah hatiku--.

13. Sebenarnya aku mau menahan dia di sini sebagai gantimu untuk melayani aku selama aku dipenjarakan karena Injil, 14. tetapi tanpa persetujuanmu, aku tidak mau berbuat sesuatu, supaya yang baik itu jangan engkau lakukan seolah-olah dengan paksa, melainkan dengan sukarela.

15. Sebab mungkin karena itulah dia dipisahkan sejenak dari padamu, supaya engkau dapat menerimanya untuk selama-lamanya, 16. bukan lagi sebagai hamba, melainkan lebih dari pada hamba, yaitu sebagai saudara yang kekasih, bagiku sudah demikian, apalagi bagimu, baik secara manusia maupun di dalam Tuhan.

17. Kalau engkau menganggap aku temanmu seiman, terimalah dia seperti aku sendiri.

18. Dan kalau dia sudah merugikan engkau ataupun berhutang padamu,      tanggungkanlah semuanya itu kepadaku-- 19. aku, Paulus, menjaminnya dengan tulisan tanganku sendiri: Aku akan membayarnya--agar jangan kukatakan: "Tanggungkanlah semuanya itu kepadamu!" --karena engkau berhutang padaku, yaitu dirimu sendiri.

20. Ya saudaraku, semoga engkau berguna bagiku di dalam Tuhan: Hiburkanlah hatiku di dalam Kristus!

21. Dengan percaya kepada ketaatanmu, kutuliskan ini kepadamu. Aku tahu, lebih dari pada permintaanku ini akan kaulakukan.

 

Bacaan Alkitab Setahun:

     http://www.sabda.org/sabdaweb/?p=Kisah+Para+Rasul+10-12

 

Sumber :e-RH(c) e-Renungan Harian Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus ++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Jumat, 13 November 2009

Bacaan: Filemon 1:8-21

Setahun: Kisah Para Rasul 10-12

Nas: Aku, Paulus mengajukan permintaan kepadamu mengenai anakku yang

       kudapat selagi aku dalam penjara, yakni Onesimus. (Filemon 1:9-10)

 

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

                 Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia

           Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

 

Trackback(0)
Comments (0)Add Comment

Write comment

security code
Write the displayed characters


busy