|
Ketika Tuhan memberikan Firman kepada Elia untuk disampaikan kepada janda di Sarfat, Firman yang ada di mulut Elia tersebut membuat janda di Sarfat bisa terus terpelihara selama musim kekeringan. Dengan adanya Firman di mulut Elia, bahkan anak laki-laki dari janda tersebut bisa dibangkitkan kembali. Jika Tuhan mulai memberikan Firman yang sama di mulut kita dengan yang Ia berikan kepada Elia, saya percaya sejak saat itu, jati diri kita yang sesungguhnya, bahkan masa depan kita, akan mulai mengalami perubahan. Yang kita butuhkan hanyalah FirmanNYA.
Tuhan telah memberikan FirmanNYA kepada hamba-hambaNYA; jika kita meresponi Firman tersebut dengan benar, kita akan menikmati dampak dari Firman tersebut. Alkitab berkata, “Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap Firman yang keluar dari mulut Allah.” Ketika segala sesuatu yang manusiawi sudah tidak berfungsi lagi, ketika Firman datang dalam hidup kita, kita akan melihat tangan Tuhan yang ilahi menyertai kita, yang kita butuhkan hanyalah FirmanNYA. Dengan adanya Firman dan kita mulai mempergunakannya dalam deklarasi rohani, kita bisa mempengaruhi atmosfir rohani yang ada dan apa yang kita pengaruhi dalam alam roh akan menjadi realita dalam alam fisik kita ini. Ketika kita mulai mempergunakan Firman yang Tuhan beri sebagai deklarasi, kita sedang mempengaruhi alam roh untuk menjadi sesuai dengan yang Tuhan Firmankan, sehingga secara otomatis kitapun akan mulai menikmati janji-janji Tuhan dalam kehidupan sehari-hari. 1. Dengan adanya Firman di mulut kita, kita bisa mencipta dari yang tidak ada menjadi ada. “Karena itulah kebenaran berdasarkan iman supaya merupakan kasih karunia, sehingga janji itu berlaku bagi semua keturunan Abraham, bukan hanya bagi mereka yang hidup dari hukum Taurat, tetapi juga bagi mereka yang hidup dari iman Abraham. Sebab Abraham adalah bapa kita semua, seperti ada tertulis: "Engkau telah Kutetapkan menjadi bapa banyak bangsa" di hadapan Allah yang kepadaNYA ia percaya, yaitu: Allah yang menghidupkan orang mati dan yang menjadikan dengan FirmanNYA apa yang tidak ada menjadi ada” (Roma 4:16-17) Fakta berkata: Abraham dan Sarah adalah sepasang suami istri yang mandul sampai pada hari tuanya. Meskipun mereka sudah menikah sekian puluh tahun lamanya, mereka tidak bisa memiliki keturunan. Akan tetapi, dalam ayat 16 Alkitab berkata,“..Sebab Abraham adalah bapa kita semua, seperti ada tertulis..” Dengan kata lain, karena datangnya Firman, Abraham yang awalnya tidak bisa memiliki anak sekarang bisa memiliki anak, bahkan menjadi bapa banyak bangsa. Sesungguhnya, kebenaran ini bukan hanya untuk Abraham saja, tetapi bagi mereka yang percaya. Itu sebabnya pada awal ayat 16 Alkitab berkata, “Karena itulah kebenaran berdasarkan iman...” Kebenaran yang dimaksud di sini bukan hanya kebenaran yang membawa manusia kepada keselamatan, tetapi kebenaran di sini juga memiliki arti: kalaupun secara manusiawi kita tidak memiliki potensi, namun jika Tuhan berFirman, asalkan kita percaya, maka apa yang Ia Firmankan tersebut akan menjadi kebenaran bagi kita. Kebenaran ini berbicara tentang jati diri kita di dalam Kristus, tentang apa yang Tuhan sudah sediakan bagi kita. Artinya, apapun yang Tuhan sudah Firmankan, Firman itu akan membuat kita menjadi seperti yang Ia Firmankan. Yang kita butuhkan hanyalah FirmanNYA! Tahukah Anda bahwa ketika Tuhan berFirman, Ia bukan sedang melihat keberadaanmu yang sekarang, melainkan masa depanmu? Karena itu, jangan pernah lagi mengukur dirimu dengan apa yang orang katakan atau apa yang engkau lihat di sekelilingmu, tapi lihatlah dirimu sesuai dengan apa yang Ia Firmankan, sehingga lepas dari apapun yang menjadi keadaanmu saat ini, engkau akan melihat bahwa dari titik yang terendah sekalipun, Tuhan bisa membawa engkau naik ke titik yang paling tinggi, seperti yang telah Ia Firmankan. Saya mendorong Anda, apapun pesan Firman yang pernah Anda terima, simpan pesan Firman itu dan buat dirimu terus bergairah dan antusias dengan Firman yang ada. Karena keantusiasan dan keagresifan yang kita miliki akan membuat Tuhan membuktikan bahwa FirmanNYA adalah ya dan amin. Dengan cara yang ilahi Ia akan mengkondisikan segala situasi, waktu dan keadaan sedemikian rupa, sehingga Anda bisa berada dalam penggenapan janji-janjiNYA. 2. Dengan adanya Firman dalam mulut kita, kita bisa menghentikan segala pekerjaan musuh yang selama ini mengganggu hidup kita. “Sebab beginilah Firman TUHAN: Apabila telah genap tujuh puluh tahun bagi Babel, barulah Aku memperhatikan kamu. Aku akan menepati janjiKU itu kepadamu dengan mengembalikan kamu ke tempat ini. Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada padaKU mengenai kamu, demikianlah Firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan. Dan apabila kamu berseru dan datang untuk berdoa kepadaKU, maka Aku akan mendengarkan kamu; apabila kamu mencari Aku, kamu akan menemukan Aku; apabila kamu menanyakan Aku dengan segenap hati, Aku akan memberi kamu menemukan Aku, demikianlah Firman TUHAN, dan Aku akan memulihkan keadaanmu dan akan mengumpulkan kamu dari antara segala bangsa dan dari segala tempat ke mana kamu telah Kuceraiberaikan, demikianlah Firman TUHAN, dan Aku akan mengembalikan kamu ke tempat yang dari mana Aku telah membuang kamu..” (Yeremia 29:10-14) Pada waktu itu, orang-orang Israel sedang berada dalam pembuangan, dan untuk sebuah bangsa yang sudah tercerai-berai, dapat berkumpul kembali dan dipulihkan, itu nampaknya sesuatu yang mustahil. Ketika kerajaan Babel menghancurkan kerajaan Israel, secara manusiawi sejarah Israel sudah selesai. Akan tetapi, Tuhan sudah mempersiapkan seseorang untuk menyampaikan apa yang menjadi FirmanNYA: “Tujuh puluh tahun lagi, dan Aku akan memulihkan engkau.” Saat FirmanNYA diberikan, itu berarti aktivitas musuh bisa dibatasi saat itu juga. Apapun yang iblis kerjakan dalam hidup kita, akan bisa segera kita hentikan bersamaan dengan datangnya Firman dalam hidup kita. Demikian pula ketika Tuhan memberikan Firman kepada kita untuk suatu kota atau bahkan suatu bangsa, ketika kita mendeklarasikan Firman tersebut, segala aktivitas musuh yang masih berlangsung di kota atau bangsa itu akan dapat segera kita hentikan. Karena itu saya mendorong Anda, ini waktunya engkau terus membangun kebenaran dalam hidupmu, karena semakin engkau hidup dalam kebenaran, semakin berkuasalah kasih karunia dan anugerah dalam hidupmu. Tuhan akan sungguh-sungguh memberikan kemampuan kepadamu untuk mengalahkan segala aktivitas musuh dalam hidup perorangan, dalam sebuah keluarga, dalam sebuah gereja, dalam satu kota, bahkan dalam satu bangsa. Yang perlu kita lakukan hanyalah bertumbuh di dalam RohNYA. 3. Dengan adanya Firman dalam mulut kita, kita bisa menarik turun anugerah dan kuasa Roh Kudus untuk bekerja dalam hidup kita. Ketika Malaikat Tuhan menyampaikan Firman kepada Maria tentang kelahiran Yesus, secara manusia adalah mustahil bagi seorang wanita yang masih dalam keadaan perawan mengandung. Ketika Firman datang dalam hidup kita, secara manusia mungkin Firman tersebut mustahil untuk bisa terjadi, namun ketika kita mulai belajar untuk mempercayai dan mendeklarasikan Firman itu, maka anugerah yang memampukan kita akan turun. Baru-baru ini, Tuhan memberikan sebuah pernyataan kepada saya: “Jangan pernah mengejar masa depanmu berdasarkan potensi yang engkau miliki, tetapi kejarlah masa depanmu sesuai dengan destiny yang telah Aku tetapkan bagimu.” Jika kita mengandalkan potensi kita, kita akan selalu mendapati masa depan kita tidak secerah dibanding dengan destiny yang Tuhan sendiri sudah taruh atas hidup kita. Pertanyaannya saat ini adalah: Apa yang Tuhan pernah Firmankan bagimu? Apakah engkau sudah melupakannya, ataukah engkau hanya menyimpannya dengan rapi di dalam dirimu tanpa pernah menaburkannya dalam hatimu? Karena Firman itu hanya akan terjadi sesuai dengan yang kita perkatakan, bukan yang kita tulis. Ketika kita mengucapkan apa yang kita percayai dari Firmannya, kita pasti akan mulai melihat tangan Tuhan yang ilahi akan menyertai kita. 4. Dengan adanya Firman di mulut kita, kita akan memiliki otoritas atas setiap situasi dan kondisi yang ada dalam hidup kita. “Pada tahun pertama zaman Koresh, raja negeri Persia, TUHAN menggerakkan hati Koresh, raja Persia itu untuk menggenapkan Firman yang diucapkan oleh Yeremia, sehingga disiarkan di seluruh kerajaan Koresh secara lisan dan tulisan pengumuman ini: "Beginilah perintah Koresh, raja Persia: Segala kerajaan di bumi telah dikaruniakan kepadaku oleh TUHAN, Allah semesta langit. Ia menugaskan aku untuk mendirikan rumah bagiNYA di Yerusalem, yang terletak di Yehuda. Siapa di antara kamu termasuk umatNYA, TUHAN, Allahnya, menyertainya, dan biarlah ia berangkat pulang!"” (2 Tawarikh 36:22-23) Ketika Tuhan memberikan Firman melalui Yeremia, Yeremiapun bernubuat. Ketika nubuatan tersebut mulai memasuki masa penggenapannya, 70 tahun telah berlalu, entah bagaimana Tuhan bisa mendapati ada seseorang bernama Koresh yang membuka hidupnya untuk menggenapkan janji Tuhan. Kalau Tuhan sudah berFirman, meskipun penggenapan Firman tersebut masih membutuhkan waktu beberapa lama lagi, ketika waktu penggenapan itu sudah akan terjadi, kita akan melihat situasi dan keadaan di sekeliling kita akan mulai mengalami perubahan. Bahkan jika waktu penggenapan itu sudah sangat dekat, jika kita melihat seakan-akan situasi yang ada masih bertentangan dengan janji Tuhan tersebut, dengan adanya Firman dalam hidup kita, sebetulnya kita memiliki kuasa untuk mengubahkan kondisi di sekeliling kita. Yang kita perlu lakukan hanyalah pergunakan Firman yang Tuhan sudah ucapkan dan terus deklarasikan apa yang kita percayai dari FirmanNYA itu. Selama kita terus mendeklarasikannya, situasi di sekeliling kitapun pasti akan mulai berubah. Saya percaya, inilah waktunya Tuhan akan membangkitkan sekumpulan orang percaya yang akan merepresentasikan sorga di atas muka bumi ini, orang-orang yang berjalan dalam terang kemuliaan Tuhan dan yang akan memancarkan terang itu di tengah-tengah dunia yang gelap ini. Pastikan hatimu hanya tertuju kepada kebenarannya, karena ketika itulah Tuhan akan mulai bertindak bagimu. 5. Dengan adanya Firman di mulut kita, kita sedang dipakai untuk memanifestasikan kuasa dan otoritas pemerintahanNYA di atas muka bumi ini. “Dan aku mendengar suara yang nyaring di sorga berkata: "Sekarang telah tiba keselamatan dan kuasa dan pemerintahan Allah kita, dan kekuasaan Dia yang diurapiNYA, karena telah dilemparkan ke bawah pendakwa saudara-saudara kita, yang mendakwa mereka siang dan malam di hadapan Allah kita. Dan mereka mengalahkan dia oleh darah Anak Domba, dan oleh perkataan kesaksian mereka...”” (Wahyu 12:10) Dengan adanya Firman di mulut kita, Tuhan ingin agar kita membentuk ulang apa yang ada di sekeliling kita. Satu pesan saya, jika Tuhan mempercayakan kepada kita sebuah tanggung jawab yang besar seperti ini, pastikan kita layak dipercaya untuk memikul tanggung jawab itu.
Trackback(0)
 |