Senin, 06 Feb 2012
 
 

Buku Tamu

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini309
mod_vvisit_counterKemarin963
mod_vvisit_counterMinggu ini1272
mod_vvisit_counterMinggu lalu3493
mod_vvisit_counterBulan ini4728
mod_vvisit_counterBulan Lalu26176
mod_vvisit_counterTotal362530

Online (20 minutes ago): 22
Your IP: 38.107.179.234
,
Now is: 2012-02-06 07:56

Waktu Anda

Ulti Clocks content

Ayo Gabung!!

G. Sinabung 2010

Statistics

Anggota : 2089
Konten : 265
Web Link : 6
Jumlah Kunjungan Konten : 1215361

Pengguna terkini

Vorenrina - 14.01.12 jam19:53 
Duelatettef - 18.12.11 jam02:50 
asi - 22.10.11 jam11:36 
loackdreall - 12.10.11 jam20:14 
thashibRato - 08.10.11 jam14:34 
toekangmodem03 - 27.09.11 jam03:44 
oxypokedlep - 10.06.11 jam04:28 
vutsOvats - 08.06.11 jam21:20 
Bendexhaund - 08.06.11 jam13:32 
Boantaniolern - 26.02.11 jam20:15 

Ho Do Tuhan

Yahoo Ping Box

Pulo Samosir


Ads on: Special HTML

Boru Panggoaran


Ads on: Special HTML

Borhat Ma Dainang


Ads on: Special HTML

O Tano Batak


Ads on: Special HTML

Anakku Na Burju


Ads on: Special HTML

Binjai Maps

Keunikan Kuliner Batak Diperlombakan di PDT PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Admin   
Kamis, 19 Agustus 2010 12:33

Tobasa, Sumut, 15/8 (ANTARA) – Keistimewaan dan keunikan kuliner Batak berkesempatan mengikuti lomba dalam memeriahkan Pesta Danau Toba yang akan berlangsung Oktober 2010.

“Momen ini diharapkan bisa mengangkat sisi lain dari kebudayaan Batak,” ujar Joli Sitanggang, arsitek Museum Batak TB Silalahi Center di Balige, Minggu.

Ia mengatakan, pencitraan pesta dalam opini masyarakat tak lepas dari keberadaan hidangan dan makanan. Beragam ide dan gagasan disuarakan demi kemeriahan Pesta Danau Toba (PDT) supaya semakin dinamis dengan inovasi ciri khas dan keunikan tradisi budaya Batak.

Menurut Joli, belakangan ini banyak yang merasa prihatin melihat tata cara makan pesta Batak, terutama jika dibandingkan dengan budaya suku lain.

“Acara pesta Batak seperti ajang kurang beradab, khususnya menyangkut tata cara dan perlakuan terhadap makanan itu sendiri,” ujarnya.

Menurut dia, orang Perancis makan dengan lidah, artinya mengutamakan cita rasa yang tinggi, sementara orang Jepang makan dengan mata, karena mengutamakan estetika dan penyajian yang menarik, rapi dan bersih.

Akan tetapi, orang Indonesia khususnya orang Batak makan dengan perut. “Sebagai orang Batak kita miris mendengarnya,” kata Joli.

Ia berharap, kerisauan itu akan terjawab jika rahasia tata cara yang arif dan bijaksana dalam penghidangan serta penjamuan kuliner Batak tersosialisasikan lewat perlombaan yang akan diselenggarakan dalam PDT.

Ia menambahkan, masyarakat akan dilibatkan dalam kompetisi kuliner dalam rangkaian kegiatan PDT.

“Keterlibatan secara aktif akan menemukan formula kuliner Batak. Tentunya kemudian dipelajari, dicari dan menjadi kebanggaan semua orang,” katanya.

Sumber: http://www.antarasumut.com/berita-sumut/keunikan-kuliner-batak-diperlombakan-di-pdt/

Trackback(0)
Comments (0)Add Comment

Write comment

security code
Write the displayed characters


busy