Rabu, 10 Mar 2010
 
 

Buku Tamu

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini61
mod_vvisit_counterKemarin197
mod_vvisit_counterMinggu ini593
mod_vvisit_counterMinggu lalu1175
mod_vvisit_counterBulan ini1631
mod_vvisit_counterBulan Lalu3847
mod_vvisit_counterTotal32471

Online (20 minutes ago): 8
Your IP: 38.107.191.89
,
Now is: 2010-03-10 11:19

Waktu Anda

Ulti Clocks content

Ayo Gabung!!

Statistics

Anggota : 194
Konten : 178
Web Link : 6
Jumlah Kunjungan Konten : 76458

Pengguna terkini

sooday - 28.02.10 jam16:51 
zetituediucky - 25.02.10 jam14:37 
sewspeenoda - 22.02.10 jam23:51 
Bloorsalage - 19.02.10 jam22:16 
nituetrieme - 15.02.10 jam06:10 
bymnmusy - 15.02.10 jam03:48 
Meamnerry - 14.02.10 jam01:39 
VaphLooxoto - 14.02.10 jam01:32 
Ipetoxsed - 11.02.10 jam15:03 
Emumbgued - 09.02.10 jam17:42 

Yahoo Ping Box

SAHABAT ANAK: “Prioritas adalah Mencari Penyelesaian Jangka Panjang” PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Walsinur Silalahi   
Selasa, 26 Januari 2010 11:47

 

Jakarta, 21 Januari 2010 - Menanggapi rencana pemeriksaan kesehatan dan dubur terhadap anak-anak jalanan, Sahabat Anak meyakini bahwa yang diperlukan sebenarnya adalah penyelesaian yang berorientasi jangka panjang dan menyeluruh, memastikan hak anak-anak jalanan terpenuhi.

 

“Sejak awal berdirinya Sahabat Anak, kami yakin bahwa solusi jangka panjang yang dibutuhkan adalah program pendampingan anak yang berkelanjutan. Pendekatan ini memungkinkan anak-anak jalanan menyadari hak-haknya dan mendorong pemenuhan hak-hak tersebut. Semangat inilah yang menjadi dasar Gerakan Sahabat Anak yang bertekad memperjuangkan 10 hak anak Indonesia sesuai Konvensi Hak Anak PBB tahun 1989 ,” kata Beny Lumy, juru bicara Sahabat Anak.

 

Permasalahan yang dialami oleh anak jalanan akhir-akhir ini membuat banyak orang tersentak, termasuk pemerintah yang memberikan reaksi yang berlebihan.

Apakah benar ini merupakan kasus baru dan kita yang tidak tahu bahwa selama ini anak jalanan mengalami penderitaan yang bertubi-tubi?

Jangan-jangan selama ini kita tidak peduli dan melupakan anak jalanan yang setiap hari hadir ditengah-tengah kita. Berikut ini adalah hanya beberapa daftar penderitaan yang dialami oleh anak jalanan, sbb:

Kehilangan keluarga yang seharusnya melindungi mereka.

Dieksploitasi secara ekonomi oleh orang dewasa, bahkan keluarganya.

Mendapat cacian dan kata-kata kasar dari orang yang merasa terganggu.

Tidak terpenuhinya hak pendidikan.

Makan tidak jelas.

Tidak punya sahabat yang mendampingi.

Menghirup udara kotor setiap hari.

Dicurigai sebagai kriminal oleh masyarakat.

Dijadikan alat untuk melakukan kejahatan.

Dijadikan alat pemuas kebutuhan seks mulai dari pengasong sampai orang asing.

Setelah “dipakai” lalu dibunuh.

Tidur tanpa kamar dan kasih sayang orang tua.

Dihukum tanpa pembelaan.

Dianggap sampah kota yang harus dibersihkan.

Dirazia kapan saja dengan cara kasar.

Diperiksa “dubur”nya.

Menyelesaikan permasalahan anak jalanan dan masalah yang dialami oleh anak jalanan bukanlah sesuatu yang sederhana, banyak sekali faktor yang mempengaruhi. Tidak mudah seperti membalikkan telapak tangan. Tidak cukup dengan kata-kata tetapi tindakan nyata. Tidak cukup dengan memberikan perhatian yang reaktif tetapi perhatian yang konsisten dan terus-menerus.

 

Satu hal sederhana yang bisa dilakukan oleh semua orang untuk bisa membantu anak jalanan, yaitu MAU MENJADI SAHABAT BAGI ANAK JALANAN.

Sahabat memiliki arti kesetaraan, saling membantu, saling menghormati, saling menghargai, saling mendengar, saling membangun.

Dengan menjadi sahabat anak jalanan, kita bisa merasakan dan mengerti apa yang mereka alami, sehingga kita bisa menemukan formula yang tepat untuk membantu anak jalanan menemukan solusi untuk dirinya.

 

Mari bersama-sama kita menjadi Sahabat bagi Anak Jalanan!

 

Sahabat Anak mengajak semua pihak: kaum muda, professional kota, keluarga, lembaga, perusahaan, komunitas, media dan pemerintah memenuhi hak-hak anak, menyediakan akses pendidikan, memberikan advokasi, dan asupan nutrisi.

 

Beny menambahkan, “Sahabat Anak mendorong partisipasi semua pihak untuk terwujudnya pemenuhan hak-hak anak Indonesia secara berkesinambungan dan berorientasi jangka panjang.

 
   

 


10 Hak Anak Indonesia

(Berdasarkan Konvensi Hak Anak PBB tahun 1989)

Setiap anak di manapun di dunia, berhak untuk:

1. Bermain
2. mendapatkan PENDIDIKAN
3. Mendapatkan PERLINDUNGAN
4.
Mendapatkan NAMA sebagai identitas
5. Mendapatkan status KEBANGSAAN
6. Mendapatkan MAKANAN
7. Mendapatkan akses KESEHATAN
8. Mendapatkan REKREASI
9. Mendapatkan KESAMAAN
10. Mendapatkan PERAN dalam PEMBANGUNAN

 

 

 

 


Tentang Sahabat Anak

 

Komunitas Sahabat Anak (SA) merupakan sekelompok sukarelawan yang mendukung gerakan pendampingan anak jalanan di daerah DKI Jakarta dan sekitarnya. Saat ini SA memiliki 8 (delapan)  Bimbingan Belajar di daerah Prumpung, Grogol, Cijantung, Gambir, Manggarai, Senen, Tanah Abang, dan Mangga Dua.  Sahabat Anak mendukung kampanye  “Stop Beri Uang, Jadilah Sahabat Anak”.

Gerakan yang dirintis sejak tahun 1997 tersebut dimulai oleh sekelompok pemuda yang menjalin persahabatan dengan anak-anak kaum marjinal melalui acara tahunan Jambore Anak Jalanan (sekarang dikenal sebagai Jambore Sahabat Anak).  Selama lebih dari 10 tahun keberadaannya, selain Bimbingan Belajar dan Pusat Kegiatan Anak/PKA (sekolah nonformal bagi remaja jalanan putus sekolah), Sahabat Anak juga memberi bantuan beasiswa bagi lebih dari 110 anak jalanan.  Saat ini Sahabat Anak mulai merintis kegiatan advokasi, pemberdayaan ekonomi bagi anak-anak binaannya dan kampanye NUTRISI UNTUK SAHABATKU yang akan diluncurkan tanggal 25 Januari 2010, bertepatan Hari Gizi Nasional.

--------------------------------------------------------------------- 
e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU   
--------------------------------------------------------------------- 
--------------------------------------------------------------------- 
 Bergabung kirim e-mail ke:      
 Berhenti kirim e-mail ke:     
 Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru 
--------------------------------------------------------------------- 

 

Trackback(0)
Comments (0)Add Comment

Write comment

security code
Write the displayed characters


busy