Minggu, 20 Mei 2012
 
 

Buku Tamu

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini774
mod_vvisit_counterKemarin894
mod_vvisit_counterMinggu ini774
mod_vvisit_counterMinggu lalu6378
mod_vvisit_counterBulan ini17704
mod_vvisit_counterBulan Lalu22262
mod_vvisit_counterTotal441364

Online (20 minutes ago): 27
Your IP: 38.107.179.232
,
Now is: 2012-05-20 19:10

Waktu Anda

Ulti Clocks content

Ayo Gabung!!

G. Sinabung 2010

Statistics

Anggota : 2807
Konten : 271
Web Link : 6
Jumlah Kunjungan Konten : 1548478

Pengguna terkini

Vorenrina - 14.01.12 jam19:53 
Duelatettef - 18.12.11 jam02:50 
asi - 22.10.11 jam11:36 
loackdreall - 12.10.11 jam20:14 
thashibRato - 08.10.11 jam14:34 
toekangmodem03 - 27.09.11 jam03:44 
oxypokedlep - 10.06.11 jam04:28 
vutsOvats - 08.06.11 jam21:20 
Bendexhaund - 08.06.11 jam13:32 
Boantaniolern - 26.02.11 jam20:15 

Ho Do Tuhan

Yahoo Ping Box

Pulo Samosir


Ads on: Special HTML

Boru Panggoaran


Ads on: Special HTML

Borhat Ma Dainang


Ads on: Special HTML

O Tano Batak


Ads on: Special HTML

Anakku Na Burju


Ads on: Special HTML

Binjai Maps

Marhaban Polling

Pola Asuh Anak di Jepang PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Nining Pahlawati   
Sabtu, 16 Januari 2010 17:29
Ingin berbagi sedikit pengalaman tentang pola asuh anak di jepang yang sepertinya sudah ada standarisasinya 
ya, karena saya melihat  setiap orang tua mengasuh dengan pola yang hampir sama.

Latar belakang mengapa rumah tangga di Jepang tidak mempekerjakan Pembantu rumah tangga, Asisten
rumah tangga (ART) atau Baby sitter karena tenaga kerja tersebut sangat jarang dan biayanya sangat mahal, 
selain itu Jepang sebagai negara maju sudah mempunyai sarana dan prasarana pelayanan masyarakat yang 
sangat baik. 
 
Pemerintah Jepang menyediakan Penitipan anak (hoikuen) bagi anak-anak yang kedua orang tuanya bekerja 
atau beraktifitas di luar rumah. Sedangkan di Indonesia belum ada sarana seperti ini sehingga tidak ada pilihan 
bagi kedua orang tua yang bekerja harus menitipkan anaknya kepada orang yang dipercaya. Jika tidak ada famili
 tentu saja harus mempekerjakan ART yang gajinya masih terjangkau bagi keuangan keluarga.

Tidak semua keluarga bisa menitipkan anaknya ke hoikuen, salah satu syaratnya adalah kedua orang tuanya
bekerja, sekolah, beraktifitas di luar rumah atau melahirkan dan mempunyai bayi atau anak kecil. 
Biasanya orang tua menitipkan anak mereka selama jam kerja orang tuanya, bahkan ada hoikuen yang buka
 24 jam untuk membantu orang tua yang bekerja di malam hari.  
Hoikuen ini menerima anak dari usia 6 bulan sampai 6 tahun, bahkan ada yang dari usia 2 bulan, untuk anak-anak
 yang sudah lebih besar atau usia sampai dengan ada penitipannya sendiri biasanya di sekolah juga. 
Jadi setelah pulang sekolah mereka akan bermain ke  penitipan anak karena kedua orang tuanya bekerja.

Saya menitipkan anak pertama saya di hoikuen, orang tua harus menyiapkan handuk tangan, handuk kaki, cangkir
untuk kumur, baju ganti dan buku penghubung. Setelah sampai hoikuen anak-anak harus meletakkan perlengkapan
 mereka sendiri, mereka belajar menolong diri sendiri, memakai baju, makan, buang air, kumur-kumur, gosok gigi
, melipat baju, dll.  
Ketika anak saya pertama kali masuk hoikuen usia 3 tahun, dia belum bisa makan sendiri masih harus disuapin, 
kemudian setelah usia 4 tahun sudah bisa makan sendiri tapi masih berantakan kemana-mana dan sekarang usia
 5 tahun sudah semakin baik bahkan sudah bisa menggunakan hashi (sumpit) tapi kalau di rumah masih sering
 minta disuapin he he he (kadang-kadang ibunya malas juga kalau harus nugguin makan).  

Selain itu mereka juga belajar untuk mengenal proses, dengan menanam berbagai macam tumbuhan,  mereka
menanam ubi, menyiramnya setiap hari, ketika waktunya tiba mereka akan panen bersama kemudian membakar
 bersama dan bersama pula. 
Mereka memelihara telur kumbang (yang disebut mushi) di dalam wadah berisi sekam, mereka melihat proses
 dari telur kemudian menjadi kumbang dan memberinya makan. 
Ketika musim gugur mereka menanam biji bunga tulip dengan nama masing-masing anak, pada musim semi mereka
 akan melihat bunga warna warni  yang indah dan dengan gembiranya mereka mengklaim bahwa itu bunga yang 
mereka tanam.
  Untuk anak yang lebih besar usia SD mereka sudah belajar tentang tanggung jawab, anak-anak SD berangkat
 sekolah dengan berjalan kaki, karena mereka harus bersekolah di sekolah yang lokasinya dekat dengan rumah
 mereka, dalam satu lokasi beberapa anak akan berangkat sekolah bersama-sama, ada ketua kelompok yang 
ditunjuk sekolah, biasanya yang paling tua, dia harus bertanggung jawab pada anggota kelompoknya, kalau ada 
yang tidak masuk dia harus tahu kenapa dan membawa buku penghubung dari orang tua anak yang tidak masuk 
tersebut. 
Hal ini dapat dijalankan karena kondisi jepang yang relatif aman dan juga kerjasama antara murid, orang tua dan
 sekolah.  Berbicara tentang tanggung jawab mengingatkan saya ketika gereja kami melakukan children bible camp
, kami menginap di penginapan dan belajar alkitab selama 3 hari, ketika waktunya pulang kami membersihkan kamar
 masing-masing, setiap ruangan yang kami gunakan, kamar mandi dan toilet, dari anak-anak hingga dewasa semua
 bekerja, kami meninggalkan penginapan dalam keadaan bersih dan rapi.

Orang jepang sangat sopan dan takut sekali mengganggu orang lain, jadi ketika menunggu bus atau di tempat
 umum jarang sekali mereka berbicara, mereka hanya diam saja, buat saya ini sangat tidak mengenakkan, sebagai 
orang Indonesia yang suka berbicara saya ingin berbincang-bincang dengan sesama penumpang, apalagi buat anak
 saya. 
Ketika di tempat umum pasti anak saya paling terlihat dan terdengar "rame" sendiri karena yang lainnya tenang
 semua,  saya jadi sering kasihan sama anak-anak karena sepertinya tidak bisa mengeluarkan kekhasan anak-anaknya.
Itu kalau di halte bus dan di dalam bus,  tapi kalau di taman anak-anak ya tetap anak-anak koq.
 
Di dalam bus saya sering melihat anak-anak muda yang dengan cueknya duduk dengan tas diletakkan di kursi sebelahnya
, padahal di depannya ada orang tua atau ibu hamil yang berdiri, bahkan dia duduk di kursi khusus untuk orang tua ,ibu 
hamil, orang cacat dan orang yang membawa anak kecil.

Kegiatan ekstrakulikuler juga selalu diadakan pada hari minggu sehingga anak-anak di gereja kami jarang datang
 ke gereja

Menurut saya hasil yang baik itu juga karena proses yang baik juga, dilakukan dengan tekun dan berkesinambungan,
 dari hari ke hari, siapa saja dapat melakukannya, saya, anda, hoikuen, ART, dan tentu saja diperlukan kerja sama
 yang baik, jika di hoikuen sudah dilaksanakan sistim yang baik tetapi ibunya seperti saya yang sering malasnya pasti
 hasilnya juga kurang baik,  dan yang pasti dilakukan dengan penuh kasih sayang, tidak harus baku seperti robot, habis
 ini, ini, kemudian ini.  Jadi ketika anak kita jatuh dan kita tolong itu juga baik, karena ini akan menolong anak untuk 
belajar berempati dan bersimpati kepada orang lain.

Karena pemerintah Indonesia belum mampu menyediakan penitipan anak bagi yang membutuhkan, bagaimana kalau
 gereja mengadakan pelayanan penitipan anak, pasti menjadi berkat ya.  

Terimakasih Tuhan Yesus memberkati
Salam
Nining

---------------------------------------------------------------------
e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU   
--------------------------------------------------------------------- 
--------------------------------------------------------------------- 
 Bergabung kirim e-mail ke:      
 Berhenti kirim e-mail ke:     
 Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru 
--------------------------------------------------------------------- 

 

Trackback(0)
Comments (1)Add Comment
0
ugg boots sale
written by ugg boots sale, January 18, 2010

You apparently haven't been paying attention, because I have been complaining all day about the 3k limit, *even though* it doesn't affect me at all personally.


Write comment

security code
Write the displayed characters


busy
Terakhir Diperbaharui ( Sabtu, 16 Januari 2010 17:57 )