Minggu, 20 Mei 2012
 
 

Buku Tamu

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini763
mod_vvisit_counterKemarin894
mod_vvisit_counterMinggu ini763
mod_vvisit_counterMinggu lalu6378
mod_vvisit_counterBulan ini17693
mod_vvisit_counterBulan Lalu22262
mod_vvisit_counterTotal441353

Online (20 minutes ago): 33
Your IP: 38.107.179.231
,
Now is: 2012-05-20 19:00

Waktu Anda

Ulti Clocks content

Ayo Gabung!!

G. Sinabung 2010

Statistics

Anggota : 2807
Konten : 271
Web Link : 6
Jumlah Kunjungan Konten : 1548451

Pengguna terkini

Vorenrina - 14.01.12 jam19:53 
Duelatettef - 18.12.11 jam02:50 
asi - 22.10.11 jam11:36 
loackdreall - 12.10.11 jam20:14 
thashibRato - 08.10.11 jam14:34 
toekangmodem03 - 27.09.11 jam03:44 
oxypokedlep - 10.06.11 jam04:28 
vutsOvats - 08.06.11 jam21:20 
Bendexhaund - 08.06.11 jam13:32 
Boantaniolern - 26.02.11 jam20:15 

Ho Do Tuhan

Yahoo Ping Box

Pulo Samosir


Ads on: Special HTML

Boru Panggoaran


Ads on: Special HTML

Borhat Ma Dainang


Ads on: Special HTML

O Tano Batak


Ads on: Special HTML

Anakku Na Burju


Ads on: Special HTML

Binjai Maps

Marhaban Polling

Homo Homi Homo bukan Homo Homini Lupus. PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Admin   
Senin, 15 Juni 2009 20:24
 

Homo Homimi Lupus artinya,manusia memangsa manusia.

Beberapa tahun yang lalu kita dihebohkan berita si Sumanto memakan bangkai manusia. Katanya semakin tua usia yang meninggal rasanya semakin gurih. Didaerah Tapanuli sewaktu penjajahan Belanda diberitakan bahwa orang Batak memakan manusia kulit putih. Kabar ini tersebar luas ke masyarakat bahwa  suku batak disebut kanibal.

Dalam dunia kerja, politik, perilaku ini juga banyak berlaku dimana demi mencapai ambisi, maka manusia seringkali  berusaha menghancurkan sesamanya dengan memfitnah,merusak nama baik. Biarlah orang lain korban, asal karierku meningkat, demikian si empunya ambisi berujar.

Kalau dipikir manusia itu sama dengan serigala, sangat mengerikan bila manusia memiliki sifat demikian. Apa jadinya kehidupan ini bila kita semua berperilaku seperti serigala? Itu berarti kita hidup di suatu tempat dengan jutaan serigala. Serigala yang mengemudi mobil, serigala yang duduk dikantor, serigala yang berdasi dan jalan-jalan di Mall. Jadi dimana-mana kita temukan serigala..

Tetapi ada ada kebalikan dari sifat tersebut diatas yaitu Homo Homini Angelus, artinya,manusia menjadi malaikat terhadap sesamanya. Dalam hal ini kita berupaya ingin menjadi malaikat terhadap sesama.

Kita selalu mau sempurna.Untuk kelihatan sempurna, kita memakai topeng muka malaikat. tampak saleh dan suci, taat dan rajin ke gereja. Orang lain kelihatan duniawi, kita kelihatan berwajah sorgawi. Dalam bertutur kata nama Allah selalu dibawa-bawa. Padahal sifatnya sama dengan serigala, memangsa sesama dengan cara yang lebih halus. Segala cara ditempuh agar kita seperti malaikat atau setengah Allah.

Manakah yang akan kita pilih? Menjadi serigala atau menjadi malaikat? tentu jangan menjadi serigala. Kalau begitu apakah kita memilih menjadi malaikat? Itu juga jangan, mana mungkin kita menjadi malaikat? Untuk apa pura-pura jadi malaikat?

Sebaiknya kita harus menjadi Homo Homini Homo artinya menjadi manusia terhadap sesama manusia. berperikemanusiaan, berperasaan, berbudi,bermurah hati, seperti orang samaria yang baik hati menolong orang yang luka-luka akibat dirampok penyamun.

Jadi sebetulnya kita tidak perlu berusaha menjadi malaikat atau setengah Allah. Cukuplah kita menjadi sesama terhadap manusia. Homo Homi Homo bukan Homo Homini Lupus.

Sumber  : Walsinur dari e-BinaGuru -- MILIS DISKUSI PARA PELAYAN ANAK DAN GURU SEKOLAH MINGGU

Trackback(0)
Comments (0)Add Comment

Write comment

security code
Write the displayed characters


busy