Minggu, 20 Mei 2012
 
 

Buku Tamu

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini711
mod_vvisit_counterKemarin894
mod_vvisit_counterMinggu ini711
mod_vvisit_counterMinggu lalu6378
mod_vvisit_counterBulan ini17641
mod_vvisit_counterBulan Lalu22262
mod_vvisit_counterTotal441301

Online (20 minutes ago): 23
Your IP: 38.107.179.232
,
Now is: 2012-05-20 18:27

Waktu Anda

Ulti Clocks content

Ayo Gabung!!

G. Sinabung 2010

Statistics

Anggota : 2805
Konten : 271
Web Link : 6
Jumlah Kunjungan Konten : 1548365

Pengguna terkini

Vorenrina - 14.01.12 jam19:53 
Duelatettef - 18.12.11 jam02:50 
asi - 22.10.11 jam11:36 
loackdreall - 12.10.11 jam20:14 
thashibRato - 08.10.11 jam14:34 
toekangmodem03 - 27.09.11 jam03:44 
oxypokedlep - 10.06.11 jam04:28 
vutsOvats - 08.06.11 jam21:20 
Bendexhaund - 08.06.11 jam13:32 
Boantaniolern - 26.02.11 jam20:15 

Ho Do Tuhan

Yahoo Ping Box

Pulo Samosir


Ads on: Special HTML

Boru Panggoaran


Ads on: Special HTML

Borhat Ma Dainang


Ads on: Special HTML

O Tano Batak


Ads on: Special HTML

Anakku Na Burju


Ads on: Special HTML

Binjai Maps

Marhaban Polling

PILIHAN KARTINI PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Renhad Situmorang   
Jumat, 07 Mei 2010 11:47

Bacaan : 1 Tawarikh 29:1-9

Setahun: 2 Samuel 12-13; Lukas 16

Nats: Dengan segenap kemampuan aku telah mengadakan persediaan untuk

rumah Allahku ... (1 Tawarikh 29:2)

 

Kartini pernah ditawari beasiswa untuk bersekolah di negeri Belanda, tetapi batal demi menaati orangtuanya, yang menyuruhnya menikah dengan Bupati Rembang. Ia bisa saja meratapi nasib malangnya, tetapi ia mencoba melihat kepentingan yang lebih besar.

 

Ia pun mengusulkan agar beasiswa itu dialihkan kepada Agus Salim, seorang pemuda Sumatra Barat. Sebuah pilihan menarik yang menunjukkan bahwa ia tidak lagi berpikir dalam lingkup Jawa, tetapi sudah dalam lingkup Indonesia. Ia memilih Agus Salim bukan berdasarkan latar sukunya, melainkan karena melihat potensi  menjanjikan dalam diri pemuda itu. Dan, ia melakukannya jauh sebelum Boedi Oetomo berdiri!

 

Dalam konteks yang agak berbeda, sikap Kartini mirip dengan kebesaran hati Daud. Ia rindu membangun Bait Allah, tetapi Tuhan tidak berkenan karena tangannya telah menumpahkan darah. Anaknyalah yang akan membangun bait itu. Daud juga bisa kecewa dan tidak lagi peduli pada pembangunan Bait Allah. Namun, oleh kasihnya kepada Allah, ia memikirkan jalan untuk mendukung pembangunan rumah Allah.  Ia merancang bangunan Bait Allah itu dan mempersiapkan sebanyak mungkin bahan-bahan yang diperlukan. Sikap Daud ini mendorong bangsa Israel untuk turut memberikan persembahan sukarela. Sumbangsih mereka tentu sangat meringankan beban Salomo dalam memenuhi panggilannya.

 

Impian pribadi kita bisa jadi kandas. Apakah kita akan terpuruk berputus asa? Ataukah kita tertantang untuk menemukan jalur alternatif guna tetap memberkati keluarga, gereja, masyarakat, dan bahkan bangsa kita? --ARS

 

SEBUAH PINTU YANG TERTUTUP BUKAN BERARTI JALAN BUNTU

TETAPI KESEMPATAN UNTUK MELIHAT PINTU LAIN TERBUKA

______________________________________

1 Tawarikh 29:1-9

1 Berkatalah raja Daud kepada segenap jemaah itu: "Salomo, anakku  yang satu-satunya dipilih Allah adalah masih muda dan kurang berpengalaman, sedang pekerjaan ini besar, sebab bukanlah untuk  manusia bait itu, melainkan untuk TUHAN Allah.

2 Dengan segenap kemampuan aku telah mengadakan persediaan untuk rumah Allahku, yakni emas untuk barang-barang emas, perak untuk barang-barang perak, tembaga untuk barang-barang tembaga, besi  untuk barang-barang besi, dan kayu untuk barang-barang kayu, batu permata syoham dan permata tatahan, batu hitam dan batu permata  yang berwarna-warna, dan segala macam batu mahal-mahal dan sangat banyak pualam.

3 Lagipula oleh karena cintaku kepada rumah Allahku, maka sebagai tambahan pada segala yang telah kusediakan bagi rumah kudus, aku dengan ini memberikan kepada rumah Allahku dari emas dan perak kepunyaanku sendiri

4 tiga ribu talenta emas dari emas Ofir dan tujuh ribu talenta perak murni untuk menyalut dinding ruangan,

5 yakni emas untuk barang-barang emas dan perak untuk barang-barang perak dan untuk segala yang dikerjakan oleh tukang-tukang. Maka siapakah pada hari ini yang rela memberikan persembahan kepada  TUHAN?"

6 Lalu para kepala puak dan para kepala suku Israel dan para kepala pasukan seribu dan pasukan seratus dan para pemimpin pekerjaan untuk raja menyatakan kerelaannya.

7 Mereka menyerahkan untuk ibadah di rumah Allah lima ribu talenta emas dan sepuluh ribu dirham, sepuluh ribu talenta perak dan delapan belas ribu talenta tembaga serta seratus ribu talenta  besi.

8 Siapa yang mempunyai batu permata menyerahkannya kepada Yehiel, orang Gerson itu, untuk perbendaharaan rumah TUHAN.

9 Bangsa itu bersukacita karena kerelaan mereka masing-masing, sebab  dengan tulus hati mereka memberikan persembahan sukarela kepada TUHAN; juga raja Daud sangat bersukacita.

 

 

Trackback(0)
Comments (0)Add Comment

Write comment

security code
Write the displayed characters


busy