Minggu, 20 Mei 2012
 
 

Buku Tamu

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini707
mod_vvisit_counterKemarin894
mod_vvisit_counterMinggu ini707
mod_vvisit_counterMinggu lalu6378
mod_vvisit_counterBulan ini17637
mod_vvisit_counterBulan Lalu22262
mod_vvisit_counterTotal441297

Online (20 minutes ago): 23
Your IP: 38.107.179.233
,
Now is: 2012-05-20 18:24

Waktu Anda

Ulti Clocks content

Ayo Gabung!!

G. Sinabung 2010

Statistics

Anggota : 2805
Konten : 271
Web Link : 6
Jumlah Kunjungan Konten : 1548353

Pengguna terkini

Vorenrina - 14.01.12 jam19:53 
Duelatettef - 18.12.11 jam02:50 
asi - 22.10.11 jam11:36 
loackdreall - 12.10.11 jam20:14 
thashibRato - 08.10.11 jam14:34 
toekangmodem03 - 27.09.11 jam03:44 
oxypokedlep - 10.06.11 jam04:28 
vutsOvats - 08.06.11 jam21:20 
Bendexhaund - 08.06.11 jam13:32 
Boantaniolern - 26.02.11 jam20:15 

Ho Do Tuhan

Yahoo Ping Box

Pulo Samosir


Ads on: Special HTML

Boru Panggoaran


Ads on: Special HTML

Borhat Ma Dainang


Ads on: Special HTML

O Tano Batak


Ads on: Special HTML

Anakku Na Burju


Ads on: Special HTML

Binjai Maps

Marhaban Polling

Jaya dan Jatuh terpuruk PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Walsinur Silalahi   
Jumat, 19 Maret 2010 14:31

Anda pernah mengalami masa jaya dalam hidup saudara kemudian jatuh terpuruk?

Bila anda mengalami demikian bagaimana sikap saudara menghadapinya?

Waktu saya berdomisili di Pekanbaru boleh dikatakan keluarga kami tidak kekurangan  sandang pangan maupun materi.Pemda setempat selalu memberikan pekerjaan bagi saya

Membangun sarana jalan,pemukiman baru maupun pertokoan bukan hal yang sulit bagi saya .Setiap ada proyek baru,keuntungan pasti  mengalir deras ke rekeningku.

Waktu itu saya selalu mengalami kemudahan memenuhi keinginan pribadiku.Saya berpikir,dengan uang semua bisa diatur.Selama 6 tahun hal ini saya nikmati bersama anak-anakku.Coba anda bayangkan proyek pembuatan jalan,proyek membangun sarana gedung pemerintah.Tetapi sejujurnya saya katakan bahwa saya merasa tidak nyaman dengan memiliki uang banyak.Mengapa? Karena untuk mendapatkan pekerjaan dari pemerintah,para decision maker sudah menitipkan jatahnya untuk kami penuhi.Agar kami beruntung,terpaksa mengurangi mutu pekerjaan yang ditentukan.Jadi jangan heran bila sarana jalan umum cepat rusak.Para pemborong mengambil keuntungan dari bahan-bahan,dari tenaga kerja.

Suatu ketika sebuah perusahaan asing mengajak kami bekerja sama dalam pembuatan jalan ke suatu daerah pertambangan.Persetujuan biaya anggaran telah kami sepakati dengan standard mutu yang ditentukan mereka.

Lalu anggaran turun dan kami mulai bekerja.Pada saat pembuatan jalan sdh mau selesai,pimpinan proyek yang berkebangsaan asing itu mengontrol hasil pekerjaan kami,dan dia geleng-geleng kepala dan menyuruh pekerjaan diulang kembali.Ternyata hasil pekerjaan kami tidak memenuhi standard mutu yang mereka inginkan.Kesalahan ada dipihak kami.Saya beranggapan bahwa semuanya akan beres sepereti pekerjaan  yang kami lakukan sebelumnya.Dana termin pertama sudah habis,dan dana untuk mengulang pekerjaan tidak turun lagi.Melihat situasi yang sulit..akhirnya PMA tersebut mengadukan kami ke Polisi.

Sebagai penanggungjawab,saya dipanggil polisi dan minta pertanggungjawaban.Saya mengatakan bahwa saya sudah tidak ada dana untuk mengerjakannya.Dipengadilan saya dinyatakan mengingkari janji dan merugikan pihak lain dan saya dimasukkan penjara selama 5 tahun.

 

 

 

Dari peristiwa diatas saya sadar bahwa banyaknya uang tidak menjamin ketenteraman hati.Banyak  orang memiliki harta,tetapi hatinya tidak nyaman,karena uang tersebut diperoleh dengan cara menipu . Mereka tidak dapat  menikmatinya.Mungkin karena diserang penyakit karena pola hidup yang tidak lurus.Karena ingin mengumpulkan harta banyak,dia pelit tidak mau membantu orang lain yang membutuhkan uluran tangannya.

 

 

 

Dalam Amsal 28;27 dikatakan demikian:”Siapa yang memberikan kepada orang miskin tidak akan berkekurangan,tetapi orang yang menutup matanya akan sangat dikutuki”.

 

 

 

Wals

 

 

---------------------------------------------------------------------

 Bergabung kirim e-mail ke:     

 Berhenti kirim e-mail ke:    

 Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru

---------------------------------------------------------------------

---------------------------------------------------------------------

 

Jaya dan Jatuh terpuruk

 

 

 

Anda pernah mengalami masa jaya dalam hidup saudara kemudian jatuh terpuruk?

 

Bila anda mengalami demikian bagaimana sikap saudara menghadapinya?

 

 

 

Waktu saya berdomisili di Pekanbaru boleh dikatakan keluarga kami tidak kekurangan  sandang pangan maupun materi.Pemda setempat selalu memberikan pekerjaan bagi saya

 

Membangun sarana jalan,pemukiman baru maupun pertokoan bukan hal yang sulit bagi saya .Setiap ada proyek baru,keuntungan pasti  mengalir deras ke rekeningku.

 

Waktu itu saya selalu mengalami kemudahan memenuhi keinginan pribadiku.Saya berpikir,dengan uang semua bisa diatur.Selama 6 tahun hal ini saya nikmati bersama anak-anakku.Coba anda bayangkan proyek pembuatan jalan,proyek membangun sarana gedung pemerintah.Tetapi sejujurnya saya katakan bahwa saya merasa tidak nyaman dengan memiliki uang banyak.Mengapa? Karena untuk mendapatkan pekerjaan dari pemerintah,para decision maker sudah menitipkan jatahnya untuk kami penuhi.Agar kami beruntung,terpaksa mengurangi mutu pekerjaan yang ditentukan.Jadi jangan heran bila sarana jalan umum cepat rusak.Para pemborong mengambil keuntungan dari bahan-bahan,dari tenaga kerja.

 

 

 

Suatu ketika sebuah perusahaan asing mengajak kami bekerja sama dalam pembuatan jalan ke suatu daerah pertambangan.Persetujuan biaya anggaran telah kami sepakati dengan standard mutu yang ditentukan mereka.

 

Lalu anggaran turun dan kami mulai bekerja.Pada saat pembuatan jalan sdh mau selesai,pimpinan proyek yang berkebangsaan asing itu mengontrol hasil pekerjaan kami,dan dia geleng-geleng kepala dan menyuruh pekerjaan diulang kembali.Ternyata hasil pekerjaan kami tidak memenuhi standard mutu yang mereka inginkan.Kesalahan ada dipihak kami.Saya beranggapan bahwa semuanya akan beres sepereti pekerjaan  yang kami lakukan sebelumnya.Dana termin pertama sudah habis,dan dana untuk mengulang pekerjaan tidak turun lagi.Melihat situasi yang sulit..akhirnya PMA tersebut mengadukan kami ke Polisi.Sebagai penanggungjawab,saya dipanggil polisi dan minta pertanggungjawaban.Saya mengatakan bahwa saya sudah tidak ada dana untuk mengerjakannya.Dipengadilan saya dinyatakan mengingkari janji dan merugikan pihak lain dan saya dimasukkan penjara selama 5 tahun.

 

 

 

Dari peristiwa diatas saya sadar bahwa banyaknya uang tidak menjamin ketenteraman hati.Banyak  orang memiliki harta,tetapi hatinya tidak nyaman,karena uang tersebut diperoleh dengan cara menipu . Mereka tidak dapat  menikmatinya.Mungkin karena diserang penyakit karena pola hidup yang tidak lurus.Karena ingin mengumpulkan harta banyak,dia pelit tidak mau membantu orang lain yang membutuhkan uluran tangannya.

 

 

 

Dalam Amsal 28;27 dikatakan demikian:”Siapa yang memberikan kepada orang miskin tidak akan berkekurangan,tetapi orang yang menutup matanya akan sangat dikutuki”.

 

 

 

Wals

 

 

---------------------------------------------------------------------

 Bergabung kirim e-mail ke:     

 Berhenti kirim e-mail ke:    

 Untuk arsip: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-BinaGuru

---------------------------------------------------------------------

Trackback(0)
Comments (0)Add Comment

Write comment

security code
Write the displayed characters


busy
Terakhir Diperbaharui ( Jumat, 19 Maret 2010 15:01 )