Minggu, 20 Mei 2012
 
 

Buku Tamu

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini692
mod_vvisit_counterKemarin894
mod_vvisit_counterMinggu ini692
mod_vvisit_counterMinggu lalu6378
mod_vvisit_counterBulan ini17622
mod_vvisit_counterBulan Lalu22262
mod_vvisit_counterTotal441282

Online (20 minutes ago): 21
Your IP: 38.107.179.234
,
Now is: 2012-05-20 18:11

Waktu Anda

Ulti Clocks content

Ayo Gabung!!

G. Sinabung 2010

Statistics

Anggota : 2805
Konten : 271
Web Link : 6
Jumlah Kunjungan Konten : 1548273

Pengguna terkini

Vorenrina - 14.01.12 jam19:53 
Duelatettef - 18.12.11 jam02:50 
asi - 22.10.11 jam11:36 
loackdreall - 12.10.11 jam20:14 
thashibRato - 08.10.11 jam14:34 
toekangmodem03 - 27.09.11 jam03:44 
oxypokedlep - 10.06.11 jam04:28 
vutsOvats - 08.06.11 jam21:20 
Bendexhaund - 08.06.11 jam13:32 
Boantaniolern - 26.02.11 jam20:15 

Ho Do Tuhan

Yahoo Ping Box

Pulo Samosir


Ads on: Special HTML

Boru Panggoaran


Ads on: Special HTML

Borhat Ma Dainang


Ads on: Special HTML

O Tano Batak


Ads on: Special HTML

Anakku Na Burju


Ads on: Special HTML

Binjai Maps

Marhaban Polling

MENGENAL ALKITAB; ALKITAB SEBAGAI KEBENARAN PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Admin   
Rabu, 04 November 2009 14:25
 

Melihat sejarah ?

Untuk memahami penulisan Alkitab maka kita harus melihat sejarah bagaimana Alkitab tersebut ditulis. Mengapa sejarah adalah bagian penting untuk mempelajari penulisan Alkitab ?

Kita harus mengerti bahwa Tuhan tidak menyatakan diri lewat sebuah doktrin tapi Tuhan menyatakan diri lewat tindakan. Hal ini punya pengertian bahwa Tuhan menyatakan diriNya dalam dalam tindakanNya ketika Tuhan berurusan dengan umat manusia (dalam PL disebut dengan nama Israel). Tindakan Tuhan dalam sejarah Israel inilah yang kemudian dipakai sebagai gambaran apa yang Tuhan sudah, sedang dan akan kerjakan dalam masa kini. manusia kemudian oleh pengilhaman Roh Kudus yang mereka terima secara pribadi menjadikan tindakan-tindakan Tuhan dalam sejarah ini sebagai doktrin. Puji Tuhan bahwa Tuhan bertindak dalam sejarah dan itu tak terbantahkan karena tindakan-tindakan Tuhan tersebut tercatat dengan rapih oleh satu bangsa yang bernama Israel lewat bangsa inilah Tuhan menemukan  wadah untuk menyatakan tindakanNya. Yang menarik adalah sejarah dari bangsa ini tidak dapat dipisahkan dari Alkitab (PL). Terbukti bahwa melihat Alkitab akan membuat kita mengerti tindakan-tindakan Tuhan dalam campur tanganNya dalam kehidupan manusia dan juga kita dapat melihat bagaimana tanggapan manusia terhadap tindakan-tindakan Tuhan tersebut.

Alkitab adalah Firman Tuhan

Merupakan satu buku yang sangat khusus, tidak seperti buku yang lain. Ditulis oleh banyak orang yang berbeda yang menulis oleh ilham dari Roh Kudus (2 Tim 3:16). Apakah ini berarti semua yang ditulis dalam Alkitab hanya perkataan Tuhan saja? jawabnya tentu tidak karena dalam Alkitab menulis juga perkataan manusia bahkan perkataan Iblispun ikut tercatat. Semua tulisan dalam Alkitab merupakan Firman Allah yang diilhamkan oleh Roh Kudus dan berguna...2 Tim 3:16.

Untuk itu kita perlu mengerti perbedaan antara Firman Inspirasi dan Catatan Inspirasi.

Firman Inspirasi     :  Allah sendiri berbicara, atau Roh Allah berbicara kebenaran melalui manusia.

Catatan Inspirasi   :  Roh Kudus dengan setia merekam/mencatat perkataan yang dikatakan atau perbuatan yang dilakukan entah itu baik atau jahat.

Alkitab memang merupakan sebuah buku yang berasal dari Tuhan karena dalam Alkitab kita dapat menemukan  jawaban dari pertanyaan-pertanyaan penting dalam kehidupa ini :

* Dari manakah saya berasal ?

* Mengapa saya ada di sini ?

* Kemanakah saya akan pergi ?

Sekalipun memang kitab ini sangat sederhana dan di tulis oleh banyak orang namun hanya memiliki satu thema inti : Rencana Kasih Allah untuk meyelamatkan umat manusia. Ini merupakan bukti bahwa sumber pengilhaman bagi para penulis jelas adalah Roh Tuhan sendiri.

Kanonisasi Alkitab

Bagaimana sebuah kitab dapat menjadi bagian dari Alkitab?

Apakah kanonisasi itu? adalah suatu proses di mana kitab-kitab dari Alkitab disahkan dan diterima oleh pemimpin-pemimpin gereja. Hal ini disebabkan banyaknya kitab-kitab yang dianggap sebagai tulisan-tulisan suci (sacred writings) yang masuk dalam dua kategori :

- Tulisan-tulisan yang diterima oleh sebagian orang percaya tapi ditolak oleh yang lain

- Tulisan-tulisan yang tadinya pernah diterima tapi kemudian mulai dipertanyakan.

Tulisan-tulisan suci di atas kemudian diperiksa oleh konsili gereja untuk memastikan apakah kitab-kitab tersebut harus menjadi bagian dalam Alkitab.

Untuk memastikan kitab-kitab tersebut masuk dalam Alkitab kita perlu melihat 5 (lima) kriteria dasar:

 1. Kewibawaan (Authoritative). Apa kitab tersebut memiliki wibawa? Apakah memang mengklaim bahwa buku itu berasal dari Tuhan?

2.  Nubuatan (Prophetic). Apakah beritanya berisi nubuatan? Apakah ditulis oleh nabi Tuhan?

3.  Authentic (Asli, benar). Apakah itu otentik? Apakah menyatakan kebenaran tentang Tuhan, manusia, dst.

4.  Dinamis (Dynamic). Apakah kitab tsb dinamis? Apakah kitab tersebut memiliki kuasa yang mengubahkan kehidupan seseorang?

5.  Diterima (accepted). Apakah kitab tersebut diterima oleh orang-orang di mana tulisan ini sebenarnya ditujukan ? Apakah kitab tersebut dikenal sebagai tulisan yang dari Tuhan?

(penjelasan perkriteria added)

ALKITAB - Firman yang diilhamkan oleh Allah yang tidak mungkin salah dan tidak mungkin keliru.

 1. Alkitab menyatakan dirinya sendiri sebagai Firman Allah

 a) Semua tulisan dalam kitab suci diberikan melalui Ilham dari Tuhan (2 Tim 3:16)

 -  Semua tulisan menunjuk firman yang tertulis.

-   Semua tulisan menunjuk pada seluruh Alkitab PL&PB.

-   Yesus menyatakan PL sebagai Kitab suci (Luk.24:27,44-45; Yoh.5:39,46,47)

-   Petrus mengatakan bahwa tulisan Paulus adalah Kitab suci (2 Pet.3:15,16)

-   Karena Alkitab merupakan Firman Allah yang tertulis,  hukuman Allah akan jatuh pada ... barangsiapa yang berani menambah atau mengurangi perkataan nubuatan (Wah.22:18,19)

 2. Alkitab bebas dari kesalahan (tidak mungkin salah).

 a) Roh Allah membimbing hamba-hamba Tuhan (2 Pet.1:21) sehingga perkataan yang mereka tulis (yang telah disimpan dalam Alkitab) terjaga bebas dari kesalahan.  Roh Allah dengan pengawasan supranatural, membimbing penulis sehingga mereka :

 -  mengatakan apa yang Tuhan kehendaki mereka katakan.

-   menuliskan perkataan itu bebas kesalahan pada salinan aslinya.

 b) Perkataan Alkitab dilindungi dari kesalahan oleh Allah.  Aku, TUHAN, menjaganya, Aku mengairinya setiap saat, jangan sampai ada yang merusaknya, Aku menjaganya siang dan malam”  Yes.27:3.  “Rumput mengering dan bunga layu: tetapi firman Allah kita akan tetap untuk selamanya.”  Yes.40:8; Mat.24:35.

c)  PL diterima sebagai Firman Allah, karena tanpa kekeliruan.  (Yos.1:8; II Raj.22:8,11,13).

d) Tanpa pengecualian, kesalahan tak dapat ditemukan dalam Kitab Suci.  Kristus berkata, “Kitab Suci tidak dapat dibatalkan.” (Yoh.10:35).

 -  Dia berkhotbah tanpa salah, bahkan terhadap bentuk dan tanda aksen yang membentuk karakter alfabet bahasa Ibrani, Aram dan Yunani.  Ini adalah bahasa yang mana dipakai untuk menulis Alkitab pertama kalinya.  “Satu jot (huruf terkecli Ibrani) atau satu titik (tanda aksen terkecil) tidak akan berlalu dari Hukum Taurat, sampai semuanya digenapi.” (Mat.5:18).

 3. Alkitab tidaklah salah dalam pokok bahasan apa pun yang dipunyainya.

 a) Yesus mengakui bahwa PL sangat akurat.  Dengan menyebutkan cerita-cerita mujizat PL, Yesus menunjukkan bahwa semuanya itu benar, akurat, tanpa salah dan tanpa cacat.  Contoh:

 -  Menerima Kitab Kejadian sebagai kisah nyata penciptaan (Mat.19:4).

-   Adam dan Hawa (Mat.19:4-6; Kej.1:26,27, 2:7,18).

-   Kain dan Habel (Mat.23:35; Ibr.11:4; Kej.4:1-15).

-   Setan (Luk.11:18; Yeh.28:11-19).

-   Nuh (Mat.24:37-38; Kej.6:1-14).

-   Junus (Mat.12:39,40; Yun.1:7).

-   Istri Lot (Luk.17:32; Kej.19:26).  Yesus mengambil Alkitab sebagai Firman Allah, benar dalam setiap perkataan dan sepenuhnya dapat dipercaya.

 b) Kristus dan para Rasul menerima PL tanpa kesalahan dalam pokok bahasannya.  Teologi modern sekarang telah melemparkan keraguan terhadap kitab-kitab berikut ini.  Ini beberapa pertahananmu melawan musuh-musuh Alkitab.

 -  Kejadian - Ulangan, kitab-kitab ini ditulis oleh Musa, Yesus mensahkan kitab-kitab itu.  Lihat Yoh.5:46-47.

-   Ulangan adalah kitab yang paling banyak mendapat serangan - dalam Mat.4:4,7,10 Kristus mengusir setan dengan mengutip dari Ulangan 6:16 dan 10:20.

 i.  Akankah Yesus memakai perkataan dari Kitab Ulangan ini jika bukan ‘... pedang Roh...Firman Allah.” (Ef.6:17)?

ii.  Tidak!  Dia tidak akan!  Kitab-kitab ini adalah Firman Allah.

 -  Yesaya - dijelaskan dalam PB 21 kali.  Bandingkan beberapa contoh Mat.15:7-9 dan Yes.29:13; Mat.3;3 dan Yes.40:3.

 i.  Kedua kutipan ini berasal dari 2 bagian berbeda di Yesaya.

ii.  PB meneguhkan kesatuan kitab Yesaya dan hal ini merupakan pekerjaan satu orang nabi.

 -  Daniel - Yesus menguti kitab Daniel sebagai peramal masa depan yang diinspirasikan Allah (Mat.24:15 dan Markus 13:14).

-   Yunus - Yesus mensahkan kitab Yunus dalam Mat.12:40-41.

 4. Kata-kata dalam Alkitab datang dari Allah melalui orang-orang pilihanNya (inspirasi).

 a) Semua Kitab Suci diberikan oleh inspirasi Allah... (II Tim.3:16). ‘Oleh inspirasi dari Allah’, theopneustos dalam Yunani, yang secara hurufiah berarti “nafas Allah”.  Pengarang Alkitab sendiri adalah Allah.  Dia ‘menafaskan’ perkataanNya melalui mulut dan pena orang-orang kudusNya (II Pet.1:21).

b)  Daud meneguhkan tulisannya oleh inspirasi Roh.  Daud menulis hampir semua Mazmur.  Dia berkata, ‘Roh Allah berbicara kepadaku...’. (II Sam.23:2; I Taw.28:11-12).

 5. Mengapa saya harus mempelajari dan mentaati pengajaran Alkitab?

 a) Untuk pertumbuhan rohani.

 -  Kitab Suci adalah makanan rohani untuk memberi gizi pada pertumbuhan rohani kita (Yer.15:16; Yeh.3:1-3; I Pet.2:2; I Kor.3:1,2; Ibr.5:12-14).

 b) Untuk menjaga dari dosa.

 -  Firman Allah akan menjagamu (menjauhkanmu) dari dosa.  Dosa akan menjagamu (menjauhkanmu) dari Firman Allah. Maz.119:9,11,133).

 c) Untuk menikmati kesehatan dan kesembuhan.

 -  Ketaatan terhadap perintah Alkitab menghasilkan kesehatan dan kesembuhan untuk tubuh jasmani kita (Kel.15;26; Maz.107:20; 119:50).

 d) Untuk menjadi makmur.

 -  Yosua adalah orang pertama yang mempunyai Alkitab.  Dia dijanjikan kesehatan dan kemakmuran bila membaca dan mentaatinya (Yos.1:8).

-   Merenungkan pengajaran Alkitab akan menghasilkan buah dan keberhasilan (Maz.1:1-3).

 e) Untuk dijaga dalam jalan Allah, dalam kebebasan intelektual.

 -  Kitab Suci menerangi jalan kita (Maz.119:104,105).

-   Kitab Suci memecahkan perbudakkan intelektual (Maz.119:130).

 6. Bagaimana saya dapat mempelajari apa yang diajarkan Alkitab?  “... tetapi semua ini ditulis supaya kamu boleh percaya bahwa Yesus adalah Kristus.”  Yoh.20:31.  Yesus berkata, “Selidiki Kitab Suci... mereka bersaksi tentang Aku.”  Yoh.5:39.  Lihatlah Yesus dalam setiap halaman dan setiap pasal. Luk.24:44.

 a) Engkau belajar melalui pewahyuan Roh Kudus.

 -  Awali waktumu dengan ‘makan Firman’ dan doa.

-   Minta Roh Kudus untuk mengajarmu dan mengurapi pikiranmu untuk mengerti (Yoh.14:26; I Kor.2:12-14; I Yoh.2:27).

-   Berdoa supaya selubung itu disingkirkan dari matamu dan hatimu supaya kamu bisa mengerti PL (II Kor.3:14-16).

-   Berdoa supaya Roh Kudus membuka pengertianmu (Luk.24:25,27,44,45).

-   Berdoa supaya ...Roh Hikmat dan pewahyuan ada atas hatimu dan pikiranmu sementara kau baca Alkitab (Ef.1:17,18).

 b) Belajarlah melalui pembacaan yang teratur.

 -  Siapkan waktu paling kurang 30 menit sehari untuk membaca Alkitab.

-   Baca 1 pasal mazmur tiap hari.  Kau akan menyelesaikan 2 kali kitab Mazmur dalam satu tahun.

-   Baca 1 pasal Amsal tiap hari.  Kau akan menyelesaikan Amsal sekali sebulan.

-   Baca 3 halaman PL sehari.  Kau akan menyelesaikan PL sekali setahun.

-   Baca 3 halaman PB sehari.  Kau akan menyelesaikan PB tiga kali setahun.

-   Sementara kau membaca, gunakanlah stabilo kuning untuk menandai ayat-ayat yang kau perlukan dan memberkatimu.

 c) Belajarlah melalui pelajaran sistematis.

 -  Pelajarilah garis besar dalam konkordans topikal selama 25 menit sehari.

-   Bacalah setiap ayat sementara kau mempelajari garis besar.

-   Tulislah catatan disepanjang ayat-ayat dalam alkitabmu sementara kau mempelajarinya.

-   Pilihlah satu ayat dari setiap 55 menit pembacaan dan pelajaran yang memberkatimu.  Pakailah 5 menit untuk menghafalkannya.  60 menit sehari akan membuat iblis jauh dari padamu.

 d) Kesimpulan dari apa yang menjadi isi Alkitab.

 -  Prinsip Hukum muncul dalam kelima kitab pertama Alkitab.  Kejadian sampai Ulangan.  Mengerti kitab-kitab ini akan sangat menolong untuk mengerti yang lain.

-   Sejarah disajikan dalam PL dari Yosua sampai Ester, dan dalam PB dari Matius sampai Kisah Para Rasul.  Sejarah adalah catatan akan peristiwa pimpinan ilahi/drama penebusan manusia.  Penebusan adalah tema inti Alkitab.

-   Kitab Puisi terdiri dari Kitab Ayub sampai Kidung Agung.  Ini adalah literatur hikmat dan penyerahan diri Alkitab.  Pengajarannya sebaik nilai suatu inspirasi.  Banyak pasal dan kitab para nabi yang ditulis dalam puisi Ibrani.

-   Kitab para nabi terdiri semua kitab dari Yesaya sampai Maleakhi di PL.  Kitab Wahyu dalam PB dan bagian-bagian dalan Injil seperti kisah Zaitun mengandung pernyataan tentang masa yang akan datang.  Kitab-kitab ini mengajarkan tentang rencana dan tujuan Allah di masa yang akan datang untuk penebusan umat manusia untuk berkuasa dan memerintah bersama Kristus (Wah.20:4; I Kor.6:2).

-   Prinsip hidup terkandung dalam prinsip di PB, sebaik di literatur hikmat, seperti Amsal dan Pengkhotbah dalam PL.

 Sumber : Google

Trackback(0)
Comments (2)Add Comment
0
Alkitab Online
written by Alkitab Online, November 06, 2009
Silahkan lihat alkitab online keren.
0
Nice info
written by Sidik2, November 07, 2009
Informasi yang sangat bermanfaatsmilies/grin.gif

Write comment

security code
Write the displayed characters


busy