Siapa Online
Kami memiliki 4 Tamu online
Buku Tamu
Waktu Anda
Ulti Clocks content
Statistics
Anggota : 124
Konten : 165
Web Link : 6
Jumlah Kunjungan Konten : 70445
Pengguna terkini
Ipetoxsed - 08.02.10 jam05:50 EsoppyUnlinly - 06.02.10 jam11:02 Rancekekjab - 05.02.10 jam21:17 enrictMit - 02.02.10 jam06:23 wrabbaxia - 27.01.10 jam23:42 Altelinny - 23.01.10 jam11:20 herveerypenox - 23.01.10 jam00:03 Kibidsteenisp - 20.01.10 jam13:00 SedexzaVI - 17.01.10 jam02:20 eagle1r - 15.01.10 jam05:19
|
Selamat Datang di PORTAL INKRIBS
|
Ditulis oleh Admin
|
|
Selasa, 09 Februari 2010 12:42 |
|
1 x 8 + 1 = 9 12 x 8 + 2 = 98 123 x 8 + 3 = 987 1234 x 8 + 4 = 9876 12345 x 8 + 5 = 98765 123456 x 8 + 6 = 987654 1234567 x 8 + 7 = 9876543 12345678 x 8 + 8 = 98765432 123456789 x 8 + 9 = 987654321 1 x 9 + 2 = 11 12 x 9 + 3 = 111 123 x 9 + 4 = 1111 1234 x 9 + 5 = 11111 12345 x 9 + 6 = 111111 |
|
Terakhir Diperbaharui ( Senin, 08 Februari 2010 12:47 )
|
|
Perilaku Buruk Orang Dewasa Diduga Kurang ASI Saat Bayi |
|
|
|
|
Ditulis oleh Walsinur Silalahi
|
|
Senin, 08 Februari 2010 12:37 |
|
Oleh : Vera Farah Bararah - detikHealth (Foto: dailymail)Jakarta, Pernahkah melihat perilaku orang dewasa yang sangat buruk seperti gampang marah, egois suka kekerasan? Coba tanyakan kehidupannya saat bayi, apakah diberi ASI atau tidak? Karena perilaku buruk orang dewasa ternyata juga terkait dengan pemberian ASI atau tidak ketika kecil. Peneliti dari Menzies School of Health Research di Darwin, Profesor Sven Silburn menuturkan terdapat bukti yang menunjukkan hubungan antara menyusui dengan kesehatan mental seseorang. Jika saat bayi diberi ASI, maka tubuh orang saat bayi akan mendapat serotonin yaitu zat antistres yang banyak dibentuk dalam 2 tahun pertama kehidupan si bayi. Zat antistres ini akan masuk ke dalam tubuhnya yang membuat anak menjadi tidak mudah marah, menghindari stres dan depresi serta mengurangi kemungkinan terkena gangguan mental saat dewasa nanti. Sebaliknya sikap orang dewasa yang mudah marah, gampang stres, gampang depresi serta gampang terkena gangguan mental bisa jadi salah satu faktornya kurangnya asupan serotonin saat bayi alias tidak mendapatkan ASI. Orang yang mendapatkan ASI saat masih bayi juga cenderung akan memiliki perilaku yang lebih baik, terhindar dari sifat kekerasan, kelalaian, meningkatkan kecerdasan serta menghindari sifat egois. Ini dikarenakan saat disusui anak mendapat perhatian yang cukup dari orangtuanya, sehingga anak tak perlu mencari-cari perhatian dengan melakukan perilaku yang buruk. |
|
|
Ditulis oleh Admin
|
|
Rabu, 03 Februari 2010 13:26 |
|
| | | | Dulu ada seorang gadis kecil bernama Cindy. Ayah Cindy bekerja enam hari dalam seminggu, dan sering kali sudah lelah saat pulang dari kantor. Ibu Cindy bekerja sama kerasnya mengurus keluarga mereka memasak, mencuci dan mengerjakan banyak tugas rumah tangga lainnya. Mereka keluarga baik-baik dan hidup mereka nyaman. Hanya ada satu kekurangan, tapi Cindy tidak menyadarinya. Suatu hari, ketika berusia sembilan tahun, ia menginap dirumah temannya, Debbie, untuk pertama kalinya. Ketika waktu tidur tiba, ibu Debbie mengantar dua anak itu ketempat tidur dam memberikan ciuman selamat malam pada mereka berdua. "Ibu sayang padamu," kata ibu Debbie. "Aku juga sayang Ibu," gumam Debbie. Cindy sangat heran, hingga tak bisa tidur. Tak pernah ada yang memberikan ciuman apappun padanya.. |
|
Ditulis oleh Admin
|
|
Selasa, 02 Februari 2010 13:17 |
|
Seorang Wanita Yang Suaminya Pengangguran Membagikan Kisah Penantiannya… Saya ingin berbagi satu cerita yang indah dengan Anda. Saya bertemu Yane Pe Benito ketika saya memberi khotbah di perusahaannya. Yane adalah seorang wanita yang menyenangkan yang memiliki kisah yang mengagumkan untuk diceritakan, saya memutuskan untuk menceritakannya pada dunia. Dua tahun lalu, suami Yane, Beni, tanpa peringatan, kehilangan pekerjaannya. Hal ini menyebabkan rasa sakit dua kali lipat karena pekerjaannya sebenarnya sangat menjanjikan. Selama 6 tahun, Beni sangat menikmati pekerjaannya di sebuah perusahaan distribusi multinasional untuk produk perawatan kulit. Namun karena perubahan struktur organisasi yang terjadi dalam perusahaan tersebut (yang sering terjadi di banyak perusahaan belakangan ini), ia di-PHK. Yane memutuskan untuk memberitahu berita menyedihkan itu pada kedua anaknya yang masih kecil, Gabriel (6 tahun) dan Marga (4 tahun). Ia memilih dengan hati-hati kata-kata yang akan dipakai untuk menjelaskan hal tersebut. "Anak-anak, kita harus menjaga lebih baik barang-barang kita…dan tidak memboroskan uang kita karena…ayah tidak punya pekerjaan lagi." |
|
Ditulis oleh Admin
|
|
Senin, 01 Februari 2010 13:14 |
|
Tadi pagi dlm perjalanan ke kantor aku dengerin radio Sangkakala di mobil. Ada kesaksian Pdt Hendra mengenai seorang temannya kesaksiannya cukup unik. Pdt Hendra cerita soal temannya yg pengangguran, jebolan sales di pabrik kompor. Dulu selama 18 tahun kerjanya keliling nawarin kompor. Sudah sebulan dia menganggur, & sudah banyak surat lamaran kerja yg dia buat, tapi belum pernah ada panggilan. Sampai akhirnya dia nyaris frustasi, dia bikin satu surat lamaran terakhir, tidak tanggung-tanggung, ada lowongan sebagai Marketing Manager, Personalia Manager, & Branch Manager untuk suatu cabang perusahaan asing(Jepang) yg akan dibuka di Bali dia melamar sebagai Branch manager ! Dia pasrah total sama Tuhan & dia minta bantu Pdt Hendra ikut doakan. Pdt Hendra sendiri yg mendoakan, sebenarnya merasa enggak yakin juga tapi dia tetap ikut doakan. Beberapa hari kemudian, muncul surat undangan test, si salesman kompor ini sudah begitu bahagia bisa dipanggil, dia sudah sujud syukur sama Tuhan. Waktu datang ketempat test, dia baru sadar bahwa yg datang hari itu untuk test tiga lowongan tsb, sebanyak 460 orang!!! (tidak tahu berapa banyak dari 460 peserta ini yg akan ikutan test Branch Manager). |
|
SAHABAT ANAK: “Prioritas adalah Mencari Penyelesaian Jangka Panjang” |
|
|
|
|
Ditulis oleh Walsinur Silalahi
|
|
Selasa, 26 Januari 2010 11:47 |
| Jakarta, 21 Januari 2010 - Menanggapi rencana pemeriksaan kesehatan dan dubur terhadap anak-anak jalanan, Sahabat Anak meyakini bahwa yang diperlukan sebenarnya adalah penyelesaian yang berorientasi jangka panjang dan menyeluruh, memastikan hak anak-anak jalanan terpenuhi. “Sejak awal berdirinya Sahabat Anak, kami yakin bahwa solusi jangka panjang yang dibutuhkan adalah program pendampingan anak yang berkelanjutan. Pendekatan ini memungkinkan anak-anak jalanan menyadari hak-haknya dan mendorong pemenuhan hak-hak tersebut. Semangat inilah yang menjadi dasar Gerakan Sahabat Anak yang bertekad memperjuangkan 10 hak anak Indonesia sesuai Konvensi Hak Anak PBB tahun 1989 ,” kata Beny Lumy, juru bicara Sahabat Anak. Permasalahan yang dialami oleh anak jalanan akhir-akhir ini membuat banyak orang tersentak, termasuk pemerintah yang memberikan reaksi yang berlebihan. Apakah benar ini merupakan kasus baru dan kita yang tidak tahu bahwa selama ini anak jalanan mengalami penderitaan yang bertubi-tubi? Jangan-jangan selama ini kita tidak peduli dan melupakan anak jalanan yang setiap hari hadir ditengah-tengah kita. Berikut ini adalah hanya beberapa daftar penderitaan yang dialami oleh anak jalanan, sbb: |
|
|
|
|
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 Berikutnya > Akhir >>
|
|
Halaman 1 dari 5 |
Hakcipta © 2010 inkribs. Semua Hak Dilindungi.
|
Sekilas Berita
Yth. Anggota INKRIBS 1. Terimakasih telah mendukung dan menghadiri Perayaan Natal INKRIBS pada Minggu/13 Desember 2009 di. Gedung Sasana Pakarti - Jl. Duren Tiga No.12 Jakarta Selatan
2. Bagi yang ingin mengirimkan artikel, atau info, kirim ke : inkribs@gmail.com 3. Bagi yang ingin mendonasikan dana untuk keberlangsungan website inkribs.org, atau iuran anggota untuk kegiatan Organisasi INKRIBS dapat di transfer ke Rek. BCA No. 731 013 22 97 a.n. Astilda Sinabutar Terimakasih Admin |
Iklan Produk Anda
Happy Holy Kids Artery Pondok Indah
Happy Holy Kids Artery Pondok Indah! "Kelompok Bermain dan Taman Kanak-Kanak" Misi Utama :"Membentuk Karakter Kristus Sejak Usia Dini"
Menerima Murid setiap tahun ajaran baru.
Alamat. Jl Praja Dalam E/4 Arteri Pondok Indah-Jakarta Selatan
Telp. 021-7396043
Konsultan Pajak
Dibutuhkan oleh sebuah perusahaan konsultan:
"Sarjana Ekonomi-Jurusan Akutansi"
Syarat :
- Pengalaman/ Non Pengalaman
- Mampu menyusun laporan keuangan secara mandiri
- Mengerti/ menguasai pajak
Contact Person : Admin - 021-71559217
Progress Terpadu
Kursus/ Bimbingan Study Progress Terpadu, menerima siswa dari SD-SMP-SMA, bahkan Sarjana untuk dilatih ketrampilan komputer, matematika dan bahasa (Korea, Jepang, Inggris) serta Journalis
Ingat! Tanpa ketrampilan komputer dan bahasa anda akan kesulitan dan kalah bersaing dengan yang lain. Segera bergabung dengan Kursus Progress Terpadu.Alamat Jl. Kelapa Gading III No. X/4, Cililitan Besar-Cililitan, Jakarta Timur. Hub. 021-98564670 (Piranti Tones)
Disini Tempat Iklan Baris Anda??
Silahkan memesan iklan baris anda...
|
|
|
|